MRT dan LRT Sedang Dikaji untuk Melintas di Depok

BPTJ tengah melakukan feasibility study atau studi kelayakan untuk melihat kemungkinan MRT dan Light Rail Transit (LRT) bisa melintas di Depok.

MRT dan LRT Sedang Dikaji untuk Melintas di Depok
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Warga naik kereta MRT saat uji coba untuk warga Jakarta di Stasiun Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (12/3/2019). PT MRT Jakarta melakukan uji coba Moda Raya Terpadu (MRT) mulai hari ini. Pada hari pertama sebanyak 4 ribu penumpang yang telah memiliki tiket, dilayani untuk menjajal moda teranyar di ibu kota ini. 

DEPOK, WARTAKOTALIVE.COM -- Warga DKI Jakarta saat ini tengah dalam euforia menyambut mulai beroperasinya Moda Raya Terpadu atau Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta untuk melengkapi pilihan moda transportasi modern lain yang lebih dulu hadir di Ibu Kota.

Terkait hal itu, penduduk Kota Depok tak usah berkecil hati.

Pasalnya, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) tengah melakukan feasibility study (FS) atau studi kelayakan untuk melihat kemungkinan MRT dan Light Rail Transit (LRT) bisa melintas di Depok.

"Baru rencana. Ini baru FS-nya. FS MRT atau LRT dari Harja Mukti (Cibubur) sampai Pondok Cina (Beji, Depok). Baru FS-nya yang dibuat," ungkap Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana, Kamis (14/3/2019).

Dadang menjelaskan, studi kelayakan tersebut sudah masuk ke dalam Rencana Induk Transportasi Jakarta (RITJ).

Apabila tak ada aral melintang, jelasnya, MRT atau LRT direncanakan mulai melintas dan dinikmati warga Depok pada tahun 2022 yang akan datang.

Untuk memuluskan proyek tersebut, Pemerintah Kota Depok telah mengusulkan besaran biaya sekitar Rp 600 miliar untuk membangun infrastruktur pendukung di wilayah Depok.

Nantinya mayoritas dana akan mengucur dari swasta dalam bentuk kerjasama investasi.

"Yang kami kelola itu APBD Depok, APBD Provinsi, dan dana kementerian. Jadi ada lintas pembiayaaan. Tapi yang paling besar itu dari dana swasta, investasi ya. Sumber pembiayaan itu kan banyak," kata Dadang.

Dia menambahkan, bila berjalan sesuai rencana, MRT atau LRT yang melintas di Depok akan dikelola oleh swasta.

"Selama ini kalau kayak MRT/LRT itu kaya investasi kan, misal Harja Mukti ke Pocin investasi oleh investor," tutur Dadang.

Kehadiran moda transportasi modern itu diharapkan menjadi opsi lain untuk mendukung mobilitas warga, sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan umum demi mengurai kemacetan. (gps)

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved