Edukasi Serentak di 11 Perguruan Tinggi dengan Rekor Peserta Terbanyak

Pelaksanaan kuliah umum ini merupakan kerjasama antara BPKN dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV Jawa Barat dan Banten

Edukasi Serentak di 11 Perguruan Tinggi dengan Rekor Peserta Terbanyak
dok BPKN
Kepala Kordinator Komisi Komunikasi dan Edukasi BPKN, DR Ir Arief Safari MBA saat berbicara kepada peserta dalam diskusi Edukasi Serentak di Bandung, Selasa (13/3/2019) 

DALAM rangka Hari Konsumen Nasional 2019Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) telah melakukan Edukasi serentak ke 11 Perguruan Tinggi di Kota Bandung dalam bentuk kuliah umum.

Kuliah umum diikuti oleh sekitar 1000 orang mahasiswa dan tercatat sebagai pemecah rekor MURI untuk jumlah peserta kuliah umum di Indonesia.

Pelaksanaan kuliah umum ini merupakan kerjasama antara BPKN dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV Jawa Barat dan Banten.

Perguruan tinggi yang berpartisipasi dalam acara ini adalah Akademi Metrologi dan instrumentasi, Universitas Telkom, Institute Teknologi Nasional, Universitas Kristen Maranantha, Universitas Islam Bandung, IKIP Siliwangi, Universitas Muhammadiyah Bandung, Universitas Widyatama, Universitas Katolik Parahiyangan, Universitas Kebangsaan, Politeknik Bandung.

Prof Dr Uman Suherman, Kepala LLDIKTI Wilayah IV mengatakan, "LLDIKTI menyambut baik dan berterimakasih kepada BPKN yang telah membantu melakukan pembinaan Perguruan Tinggi (PT) agar lebih berwawasan luas khususnya terkait aspek Perlindungan Konsumen."

Kepala Kordinator Komisi Komunikasi dan Edukasi BPKN, DR Ir Arief Safari MBA saat berbicara kepada peserta dalam diskusi Edukasi Serentak di Bandung, Selasa (13/3/2019)
Kepala Kordinator Komisi Komunikasi dan Edukasi BPKN, DR Ir Arief Safari MBA saat berbicara kepada peserta dalam diskusi Edukasi Serentak di Bandung, Selasa (13/3/2019) (dok BPKN)

“Kuliah umum ini merupakan salah satu rangkaian acara dari HARKONAS, yaitu melakukan edukasi serentak dengan mengangkat tema Saatnya Konsumen Indonesia Berdaya yang bertujuan menumbuhkembangkan serta meningkatkan kesadaran mahasiswa/i tentang hak dan kewajiban konsumen,” ujar Rolas B Sitinjak, selaku Wakil Ketua BPKN.

Edukasi kepada konsumen adalah salah satu cara untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa konsumen perlu mengenal dan memahami hak dan kewajibannya sebagai konsumen.

Untuk itu diselenggarakan edukasi dalam bentuk kuliah umum, harapannya tentu saja Indeks Keberdayaan Konsumen (IKK) meningkat.

Sebagai informasi, Indeks Keberdayaan Konsumen (IKK) Indonesia tahun 2018 sebesar 40,41 dari nilai maksimal 100. Nilai IKK 40,41 ini menunjukkan bahwa konsumen di Indonesia memiliki kemampuan untuk membela haknya sebagai konsumen.

Dari 7 dimensi yang diukur, salah satu dimensinya yaitu pengetahuan konsumen di Indonesia terhadap UU seperti pemahaman hak dan kewajibannya sebagai konsumen, serta kelembagaan dan peran masing masing lembaga Perlindungan Konsumen (PK) masih rendah.

Halaman
123
Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved