Fintech

Awas, Ini Ciri-ciri Rentenir Online yang Berkedok Perusahaan Fintech Ilegal

Menjamurnya pinjaman online menyebabkan masyarakat banyak yang terjebak utang berbunga tinggi. Akibatnya, mereka dikejar-kejar debt collector.

Awas, Ini Ciri-ciri Rentenir Online yang Berkedok Perusahaan Fintech Ilegal
Istimewa
ILUSTRASI Perusahaan Fintech (Financial Technology) 

Biasanya bunga yang ditawarkan rentenir online tinggi alias mencekik leher. Contohnya, bunganya 1 persen per hari, artinya kamu harus bayar bunga 30 persen per bulan.

SAAT ini kehadiran perusahaan financial technology (fintech) yang menyediakan pinjaman makin banyak dijumpai.

Apalagi, syarat yang diminta perusahaan fintech tersebut terbilang cukup mudah dipenuhi.

Namun dengan semakin menjamurnya pinjaman online tersebut banyak masyarakat yang terjebak utang berbunga tinggi.

Akibatnya, mereka dikejar-kejar debt collector karena tak mampu melunasi utangnya.

Satgas Waspada Investasi Menutup 168 Fintech Ilegal

Hari Ini T-Cash Berubah Menjadi LinkAja, Daftar Fintech Terdaftar di OJK

Aplikasi pinjaman online yang sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kredivo pun memberikan tips-tipsnya agar masyarakat tak terkena jebakan dari para rentenir online tersebut.

Menurut mereka, saat ini banyak rentenir online yang berkedok fintech. Sampai dengan Desember 2018 hanya ada 88 fintech yang terdaftar di OJK.

“Sebagai konsumen yang bijak, kenali ciri-cirinya agar terhindar dari jebakan rentenir online,” demikian bunyi keterangan dari Kredivo yang dikutip Kompas.com, Kamis (14/3/2019).

Nah, patut dicermati ciri-ciri dari rentenir online tersebut agar Anda tak terjebak.

Berikut ciri-ciri rentenir online:

1. Tak terdaftar di OJK

Halaman
12
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved