Wanita Selipkan Satu Klip Sabu di Pisang Molen ke Sel Polres

Pelaku seorang wanita berinsial ME (35) berusaha menyelundupkan satu bungkus plastik klip bening jenis sabu di makanan gorengan.

Wanita Selipkan Satu Klip Sabu di Pisang Molen ke Sel Polres
Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
ME (35) pelaku penyelundupan narkoba ke dalam sel atau rutan Polrestro Bekasi Kota, pada Selasa 12 Maret 2019. Pelaku berusaha menyelundupan dengan memasukkan ke pisang molen. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Muhammad Azzam

BEKASI, WARTAKOTALIVE.COM -- Polisi dari Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Metro Bekasi Kota menggagalkan upaya penyelundupan narkoba ke dalam sel atau rutan Polrestro Bekasi Kota, pada Selasa 12 Maret 2019.

Pelaku seorang wanita berinsial ME (35) berusaha menyelundupkan satu bungkus plastik klip bening jenis sabu di makanan gorengan.

Sabu itu dimasukkan ke dalam gorengan molen.

"Jadi ketika itu tersangka, mau menjenguk pacarnya di dalam rutan Polres. Seperti pengunjung biasa membawa makanan. Tapi saya diperiksa petugas jaga curiga ada bolongan pada pisang molen. Saat dicek benar ada satu klip narkoba," kata Wakasat Narkoba Polrestro Bekasi Kota, Kompol Suwolo Seto, saat ungkap kasus di aula Mapolrestro Bekasi Kota, Rabu (13/3/2019).

Pelaku perempuan ini akan mengirimkan narkoba itu ke pacarnya yang tengah di tangan di rutan Polres yakni AB.

"Narkoba jenis sabu yang kita amankan seberat satu gram," ucapnya.

Seto menjelaskan tersangka AB yang telah lebih dahulu masuk ke dalam rutan Polres dikarenakan kasus narkoba.

"Jadi peran ME ini hanya mengantarkan saja, pesanan pacarnya AB yang ada di dalam rutan Polres. AB menyuruh pacarnya ambil sisa sabu yang ada di kontraknnya untuk diantar ke rutan. Ide diselipkan ke gorengan juga dari pacaranya AB yang ada di rutan," ungkapnya.

Barang bukti makanan gorengan berupa antara lain pisang molen yang dipakai tersangka memasukan satu bungkus plastik klip sabu ke dalamnya dan sebuah telepon genggam disita polisi.
Barang bukti makanan gorengan berupa antara lain pisang molen yang dipakai tersangka memasukan satu bungkus plastik klip sabu ke dalamnya dan sebuah telepon genggam disita polisi. (Wartakotalive.com/Muhammad Azzam)

Atas temuan itu, lanjut Seto, pihaknya mencoba melakukan pengembangan tersangka lain maupun barang bukti lain.

"Kita datangi dan geledah rumah kontrakan AB, ternyata tidak ada barang bukti narkoba lain. Hanya tersisa satu kilp itu saja yang diselipkan ke pisang molen. Tersangka ME saat dicek juga negatif narkoba," paparnya.

Atas perbuatannya, pelaku ME dijerat Pasal 114 ayat (1) ancaman hukuman paling singkat 5 tahun paling lama 20 tahun, dan Pasal 112 ayat (1) dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun, paling lama 12 tahun.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved