Berita Video

VIDEO: Tiga ABK Kapal yang Terbakar di Pulau Seribu Meninggal Karena Tenggelam

Kombes Pol Edi Purnomo mengatakan jika pihaknya RS Polri hingga kini baru menerima sebanyak 9 korban yang terdiri 3 diantaranya jenazah ABK

Kebakaran Kapal KM Bahagia Baru diperairan Kepulauan Seribu mengakibatkan sebanyak tiga orang tewas dan belasan orang luka-luka.

Kini tiga jenazah korban kapal terbakar sudah dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Sedangkan enam diantaranya dilakukan perawatan intensif di Instalasi Gawat Darurat, Rumah Sakit Polri.

Kepala Forensik Rumah Sakit Polri, Kombes Pol Edi Purnomo mengatakan jika pihaknya RS Polri hingga kini baru menerima sebanyak 9 korban yang terdiri 3 diantaranya jenazah ABK yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

"Rumah Sakit Polri dan Tim DVI Mabes Polri hari ini sekitar jam 13.00 telah datang dikirim ke kami oleh kepolisian air, 3 jenazah dan 6 ABK kapal Bahagia Baru, 6 ini diterima di IGD dan telah menjalani pemeriksaan dan pengobatan dan selanjutnya dilakukan rawat jalan," kata Kombes Edi, Selasa (12/3/2019).

Pada tahap proses identifikasi tiga jenazah belum dapat dikenali indetitasnya, meski kondisi fisik masih dapat dikenali. Namun ada rekan korban yang juga sesama ABK tengah menjalani perawatan di RS Polri dan membenarkan jika tiga jenazah itu rekannya.

VIDEO: Keluarga Merasa Penyanyi Aishiteru Zul Zivilia Dijebak dalam Kasus Bandar Sabu

VIDEO: Polisi Temukan Enam ABK Korban Selamat Kapal yang Terbakar di Laut Pulau Seribu

VIDEO: Siti Aisyah yang Sempat Dituduh Bunuh Kim Jong Nam di Malaysia Cium Tangan Jokowi

Meski begitu pihak RS Polri masih menunggu pihak keluarga untuk menyerahkan data-data ante mortem korban untuk memastikan kecocokan data identitas tiga jenazah yang kini ada di RS Polri yang diketahui bernama Ardi, Rizal dan Tohir.

"Kebetulan ada kawan korban yang berobat ke rs polri untuk mengenali jenazah yang tidak dikenali itu dan selanjutnya kita menunggu dari keluarga korban, untuk membawa kartu keluarga, KTP dan identitas lainya untuk memastikan identitas korbannya yang tiga jenazah tersebut," ujarnya.

Terjerat Jaring Ikan
Dikatakan Kombes Edi, dirinya memastikan tiga jenazah ABK kapal yang tewas, akibat tenggelam saat berupaya menyelamatkan diri ketika kebakaran kapal terjadi.

"Untuk hasil pemeriksaan memang penyebab meninggal dunia bukan karena kebakaran melainkan karena tenggelam," kata Edi.

Dari hasil pemeriksaan diduga kuat para korban tewas karena terjerat jaring ikan, karena saat dilakukan proses identifikasi ditemukan luka jeratan di bagian tubuh korban, bahkan salah satu korban ditemukan jaring ikan yang masih melilit ditubuh dan ada yang masih mengunakan Life Jacket.

"Tadi saat proses identifikasi ditemukan beberapa korban yang terdapat lilitan dari jala (jaring) karenakan memang ini kapal nelayan. Dan ada luka bekas jaring di beberapa tubuh korban," ucapnya. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved