Berita Video

VIDEO: Partai Golkar dan PPP Paling Banyak Melanggar Aturan Pemasangan Alat Kampanye di Senen

"Yang paling banyak itu bendera, dan APK partai yang banyak itu dari Golkar dan PPP. Sampai saat ini kita belum dapat menghitung berapa

Sejumlah petugas gabungan Kecamatan Senen melakukan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) disejumlah titik di sekitar kawasan Senen, Jakarta Pusat, Rabu (13/3).

Kasatpol PP Bungur, Erwin mengatakan dalam upaya melakukan penertipan APK pihaknya mengerahkan sebanyak 80 personil gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Panwaslu, PPSU, PJU, dan Dishub.

"Jadi hari ini kita terbagi menjadi dua tim per Kecamatan untuk melakukan penertiban APK sesuai aturan KPU disejumlah jalan protokol di wilayah Senen, seperti Letjen Suprapto, Jalan Kwitang, dan Jalan Kramat Raya," kata Erwin, Rabu (13/3/2019).

Menurutnya penertiban tersebut banyak ditemukan APK yang melakukan pelanggaran, wilayah paling banyak ditemukan di Fly over Senen. Dimana di dominasi oleh beberapa spanduk dan bendera dari partai politik.

Ia mengaku sangat menyayangkan tindakan ini yang justru membuat wilayah tersebut tidak rapi karena banyak APK yang terpasang tidak pada tempatnya. Dalam penertiban itu setidaknya ribuan APK di jangkau petugas.

VIDEO: Jalanan Ambles di Tangsel, Petugas Gunakan Sistem Buka Tutup di Jalan Raya Puspiptek

VIDEO: Tiga ABK Kapal yang Terbakar di Pulau Seribu Meninggal Karena Tenggelam

VIDEO: Dua Wanita Selundupkan Sabu di Dalam Gorengan Pisang Molen Buat Pacarnya di Penjara

"Yang paling banyak itu bendera, dan APK partai yang banyak itu dari Golkar dan PPP. Sampai saat ini kita belum dapat menghitung berapa jumlahnya tapi bisa dikatakan ribuan APK," ujarnya.

Sedangkan Panwas Kecamatan Senen, Setiawan mengatakan ke depan pihaknya akan terus memonitori keberadaan APK ini. Jika dilakukan pemasangan kembali, dirinya mengaku tak segan akan melakukan penertiban sesuai KPU No. 175 tahun 2018.

"Kami lakukan secara bertahap sekaligus koordinasi dengan pimpinan. Tentu perlu adanya kordinasi kedepannya. Ya kalo ada pemasangan kembali tentu akan kita koordinasikan ke pihak terkait untuk dilakukan penertiban," ucapnya. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved