Transportasi Jakarta

Taufik Targetkan Pembahasan Tarif Kereta MRT Rampung Pekan Ini

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik menargetkan penentuan tarif untuk kereta Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta akan rampung pekan ini.

Taufik Targetkan Pembahasan Tarif Kereta MRT Rampung Pekan Ini
Wartakotalive.com/Anggie Lianda Putri
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik di Gedung DPRD. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Anggie Lianda Putri

GAMBIR, WARTAKOTALIVE.COM -- Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik menargetkan penentuan tarif untuk kereta Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta akan rampung pekan ini.

Pasalnya saat ini penentuan tarif masih dalam pembahasan dan pengkajian oleh anggota komisi B dan komisi C DPRD DKI Jakarta.

"Saya kira minggu ini harusnya beres. Karena harus dikaji betul," ujar Taufik di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Padahal sore ini kedua komisi telah menggelar rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) untuk membahas tarif kereta cepat ini.

Namun sayangnya rapat tidak membuahkan hasil dan kesepakatan lantara masih banyak hal yang mesti dibahas terkait kemampuan masyarakat dan kemampuan APBD.

"Soalnya begitu ngomong soal PSO (Publik Service Obligation) itu menyangkut dua hal, pertama beban masyarakat, kedua kemampuan APBD. Jangan sampai APBD gak kuat, masyarakat terbebani cost yang besar," kata Taufik.

Selain itu, alasan lainnya salahsatu komisi di DPRD DKI Jakarta barusaja menerima bahan pembahasan hasil rapat sebelumnya dari Dinas Perhubungan (Dishub) DKI pada Selasa (12/3/2019) malam.

"Dishub baru memaparkan dan baru semalam dikasih bahannya. Saya kira bagaimana memutuskan tarif kalau bahannya kami belum kaji, karena ini menyangkut soal subsidi pada publiknya berapa, dan beban APBD berapa," kata Taufik.

Diketahui sebelumnya Pemprov DKI telah mengusulkan tarif MRT Jakarta kepada DPRD yakni antara Rp 8.500 per 10 kilometer hingga Rp 10.500 per 10 kilometer.

Dimana usulan tarif tersebut sudah disubsidi oleh pemerintah sesuai hitungan kemampuan masyarakat membayar transportasi.

Sementara menurut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, pihaknya masih menunggu proses finalisasi yang masih dibahas oleh para anggota dewan.

Ia pun berjanji akan segera mengumumkan besaran tarif jika sudah menuai kesepakatan antar semua pihak.

"Kami masih tunggu finalisasi dengan dewan. Pembahasan aja yang belum tuntas, tapi hitung-hitungannya sudah ada. Jadi sesudah pembahasan dengan dewan selesai, pasti kita umumkan," kata Anies di Gedunh DPRD DKI. (M16)

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved