Mau ke Pemakaman, Rombongan Pengantar Jenazah Rusak Gerbang Tol Cengkareng, Polisi Cari Pelakunya

Pihaknya mengaku juga sudah mengambil CCTV di lokasi kejadian untuk bahan penyelidikan, meski begitu hingga saat ini proses penyelidikan

Mau ke Pemakaman, Rombongan Pengantar Jenazah Rusak Gerbang Tol Cengkareng, Polisi Cari Pelakunya
istimewa
Pelaku Perusakan Gerbang Tol Cengkareng 

Automatic Lane Barrier atau pintu tol GT Cengkareng 2 Jakarta Barat dirusak oleh rombongan pengantar jenazah.

Perusakan itu terjadi pada Selasa (12/3) kemarin ketika rombongan jenazah akan melintas di lokasi tersebut.

Karena petugas tak memberikan izin serta para rombongan merasa ingin segera mengantar jenazah, mereka akhirnya menerobos
Automatic Lane Barrier hingga mengalami perusakan.

Kanit Krimum Polres Metro Jakarta Barat, Iptu Dimitri mengatakan membenarkan peristiwa tersebut.

Hingga kini pihaknya mengaku masih melakukan lebih lanjut untuk mengungkap para pelaku pengerusakan GT Cengkareng 2.

"Sedang dilakukan penyelidikan dan pengindentifikasian para pelaku," kata Iptu Dimitri, Rabu (13/3/2019).

VIDEO: Dua Kurir Ekstasi Internasional Divonis Seumur Hidup dan Denda Rp 1 Miliar di PN Bekasi

VIDEO: Enam Anggota Sindikat Narkoba Modus Kemasan Abon Lele Berisi Sabu Diciduk Polda Metro Jaya

VIDEO: Ratusan Spanduk Caleg dan Partai Dicopot dari Dua Lokasi di Jakarta Utara

Pihaknya mengaku juga sudah mengambil CCTV di lokasi kejadian untuk bahan penyelidikan, meski begitu hingga saat ini proses penyelidikan masih dilakukan.

"Iya CCTV sudah kami amankan, doakan segera dapat menangkap pelakunya," ujarnya.

Terpisah, Corporate Communication Department Head PT Jasa Marga Irra Susiyanti, mengatakan dalam peristiwa tersebut terdapat 14 kendaraan yang mencoba menerobos GT 2 Cengkareng.

"Iya ada 14 kendaraan dan mereka meminta gratis pembayaran tol," kata Corporate Communication Department Head PT Jasa Marga Irra Susiyanti.

Meski tidak ada korban jiwa, pihak Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) merasa dirugikan, karena peralatan tol rusak, saat rombongan berupaya menerobos. Hingga saat ini dirinya mengaku kerusakan tersebut sudah diperbaiki, dan aktifitas GT Toll telah normal.

"Tidak ada korban pada petugas kami, terdapat kerugian material pada peralatan tol," katanya. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved