Polisi Selidiki Perihal Depresi Yang Dialami Reni Hingga Terjun Bebas dari Apartemen

Berdasarkan penelusuran akun media sosialnya, Reni diduga mengalami depresi karena dia sempat menuliskan kata-kata ingin bunuh diri

Pihak kepolisian Polresta Depok hingga kini masih mendalami apa yang menyebabkan Reni Novita Dewi (23), mengalami depresi hingga dia nekat mengakhiri hidupnya dengan cara terjun bebas dari kamar huniannya di Apartemen Margonda Residence 5 di Jalan Raya Margonda, Kecamatan Beji, Kota Depok, Selasa (11/3) malam.

Dugaan itu diperoleh pihak kepolisian Polresta Depok setelah melakukan serangkaian penyelidikan baik di lokasi kejadian maupun penyelidikan mengenai siapa sosok Reni Novita Dewi itu.

Kasat Reskrim Polresta Depok, Komisaris Polisi Deddy Kurniawan, mengatakan, dugaan sementara korban tewas karena bunuh diri.

Dikatakannya, berdasarkan penelusuran terhadap akun media sosialnya, Reni diduga sedang mengalami depresi karena dia sempat menuliskan kata-kata ingin mengakhiri hidupnya.

Namun belum jelas apa alasan Reni hingga bunuh diri.

Jenazah Reni ditemukan tewas sekitar pukul 18.20 WIB,

Saat itu Reni mengenakan celana jeans biru, jaket merah, dan berjilbab pink. Korban warga Kampung Pabuaran, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor ini diduga tewas setelah terjatuh dari kamar sewanya di lantai tiga.

Dijelaskan Kompol Deddy, sekitar pukul 18.20 WIB, saksi mata bernama Dila sedang istirahat santai di bangku dekat kolam renang.

Tiba-tiba dia mendengar suara keras sebuah benda yang terjatuh. Setelah diperhatikan, ternyata yang jatuh itu adalah orang yang belakangan diketahui bernama Reni.

Karena kaget, Dila berteriak dan memberitahukan kejadian itu kepada petugas sekuriti bernama Dores. Tak lama kemudian, peristiwa itu dilaporkan ke Polsek Beji.

Halaman
12
Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved