Berita Video

VIDEO: Siti Aisyah yang Sempat Jadi Terdakwa Pembunuh Kim Jong Nam Berterimakasih ke Presiden Jokowi

"Saya bahagia, enggak bisa diungkapkan dengan kata-kata," kata Aisyah dengan nada yang bergetar saat konferensi pers.

Siti Aisyah, Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Indonesia yang sempat menjadi terdakwa kasus pembunuhan Kim Jong Nam akhirnya tiba di Indonesia.

Ia tiba di Bandara Internasional Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Senin (10/3), sekira pukul 17.33 WIB. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Laoly juga turut menjemput kedatang Aisyah yang sumringah saat tiba di Indonesia.

Saat konferensi pers, Aisyah terlihat terharu karena pada akhirnya bisa terbebas dari jeratan hukum di Negeri Jiran.

"Saya bahagia, enggak bisa diungkapkan dengan kata-kata," kata Aisyah dengan nada yang bergetar saat konferensi pers.

Ia pun mengaku mendapatkan perlakuan baik saat ditahan di Malaysia.

"Enggak ada pihak Malaysia melayani saya dengan baik. Enggak ada tindakan apa-apa," ucapnya.

  Viral Penjelasan Vlogger Nas Daily Soal Jebakan Utang China, Kemenkeu Jawab Begini

VIDEO: Penjelasan Lengkap Rumah Sakit Ketergantungan Obat Kenapa Urin Andi Arief Negatif Narkoba

VIDEO: Alasan Sebenarnya Reino Barack Mau Memperistri Syahrini Ternyata Bukan Sekadar Cinta

Tak luoa ia mengucapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah Indonesia yang membantu dirinya hingga bisa terbebas daei dakwaan pembunuhan.

"Terima kasih buat presiden kita, Bapak Jokowi. Terima kasih buat bapak-bapak menteri yang sudah berusaha menolong saya, sampai saya sekarang ini ada si Indonesia. Rekan-rekan media juga," tutur Aisyah.

Aisyah pun tak sabar hendak menemui keluarganya setelah tiba di Indonesia.

Sebelumnya, Siti Aisyah, TKW terdakwa pembunuh saudara tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un yakni, Kim Jong Nam akhirnya dibebaskan hakim pengadilan Malaysia. Jaksa membatalkan tuntutan terhadap Siti.

Bersama dengan Doan Thi Huong asal Vietnam, Siti telah dituduh membunuh Kim Jong Nam dengan mengolesi racun saraf VX di wajahnya di bandara Kuala Lumpur pada Februari 2017. Hakim menyetujui permintaan dari jaksa penuntut untuk membatalkan dakwaan pembunuhan. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved