Tata Kelola TPA Burangkeng Kabupaten Bekasi Buruk

Tata Kelola TPA Burangkeng Kabupaten Bekasi Buruk, tidak ada saluran air untuk menampung air lindih, minim pohon dan akses jalan banyak yang rusak.

Tata Kelola TPA Burangkeng Kabupaten Bekasi Buruk
Warta Kota/Muhammad Azzam
Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng, Kabupaten Bekasi masih tidak ada aktivitas pembuangan sampah, pada Selasa (5/3/2019). 

Tata Kelola TPA Burangkeng Kabupaten Bekasi Buruk, tidak ada saluran air untuk menampung air lindih, minim pohon dan akses jalan banyak yang rusak.

KOALISI Persampahan Nasional (KPN) menilai tata kelola Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng, Kabupaten Bekasi buruk.

Hal itu terlihat tidak adanya saluran air untuk menampung air lindih, minim pohon maupun akses jalan banyak yang rusak.

Demikian disampaikan Bagong Suyoto, Ketua Umum Koalisi Persampahan Nasional, Senin (11/3/2019).

Bagong mengatakan, banyak yang harus dibenahi di TPA Burangkeng, selain memang harus dilakukan perluasan area dikarenakan overload.

Luna Maya Terang-terangan Mengaku Masih Mencintai Reino Barack Sambil Berurai Air Mata

Terungkap, Cerebral Palsy Bukan Penyakit Keuturan dan Tidak Menular, Ini Solusi Mengatasinya

Anggota TGUPP Tak Dibatasi, DPRD Justru Takut Kinerja Tak Maksimal

Perbaikan soal infrastruktur dilokasi itu juga harus dibenahi.

"Memang perbaikan TPA harus, perbaikan infrastruktur harus dibenahi semua. Saluran air dibenahi, jalan-jalan TPA yang memisahkan zona-zona untuk operasional harus diperbaiki. Manajemen air lindihnya, Instalasi pengolahan air sampah juga harus dioperasikan 24 jam," ungkap Bagong Suyoto.

Bagong Suyoto mengungkapkan, soal TPA overload sebenarnya jika ditata dengan baik masih bisa cukup menampung sampah.

Meskipun masih menggunakan metode lama yaitu cover soil maupun control land fill.

"Itu perlu studi daya tampung juga, sebenarnya kemampuannya berapa banyak lagi. Tapi menurut saya, asal ditata rapi bisa itu, karena ini kan masih acak adul main tumpuk gitu saja semuanya. Makanya perlu dilakukan revitalisasi total dengan melibatkan banyak ahli," papar Bagong Suyoto.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved