Liga Inggris

Rahem Sterling Masih Lapar Mencetak Gol

Tiga gol atau hatrik cepat Sterling di babak kedua cukup untuk mengamankan tiga poin penting bagi City.

Rahem Sterling Masih Lapar Mencetak Gol
Harian Super Ball
Harian Super Ball edisi Senin (11/3/2019) halaman 1 

RAHEEM Sterling menegaskan bahwa kesuksesan timnya, Manchester City, lebih penting daripada kejayaan individual setelah dia mencetak hatrik dalam 13 menit guna membantu The Citizens menang atas Watford 3-1 di Stadion Etihad, akhir pekan kemarin.

Tim tamu Watford membuat skuad Pep Guardiola frustrasi di babak pertama dalam laga pekan ke-30 Liga Inggris 2018-2019.

Namun, tiga gol atau hatrik cepat Sterling di babak kedua cukup untuk mengamankan tiga poin penting bagi City.

tambahan tiga poin tersebut membantu Citizens tetap memuncaki klasemen dengan 74 poin dari 30 pertandingan. Mereka unggul satu poin atas Liverpool, yang mengalahkan Burnley 4-2 semalam.

Sebagaimana dilansir Mancity.com, Sterling mengatakan, "Ini kemenangan luar biasa. Kami sangat menyadari betapa krusialnya paruh kedua musim, di mana setiap pertandingan seperti final."

"Kami akan fokus ke pertandingan berikutnya-Liga Champions, lalu Piala FA, dan kembali ke Liga Inggris setelah jeda internasional," lanjut pemain berusia 24 tahun tersebut.

Ngopi Bareng Riko Simanjuntak: Kagumi Stadion Maguwoharjo dan Kuliner Yogya

Hatrik itu, yang pertama dia buat sejak 2015, membuat Sterling mencetak total 15 gol di Liga Inggris, atau hanya kalah tiga gol dai rekannya, Sergio Aguero, yang menjadi top scorer sementara.

Sterling menegaskan bahwa dia masih lapar gol terus. "Saya ingin terus meningkatkan kualitas diri saya," ucapnya.

"Tahun ini tidak jauh berbeda. Saya tidak ingin hanya mencetak gol, tapi mencetak gol penting dan menolong tim. Saya mencetak gol pertama, lalu gol kedua, dan mencoba mencetak gol ketiga. Untungnya, saya berhasil. Ini sungguh hebat. Ini hatrik kedua saya. Semoga saya bisa membuatnya lebih banyak lagi,” tambah Sterling.

Ada kontroversi dalam gol pertama Sterling. Hakim garis mengangkat bendera sebagai isyarat Sterling dalam posisi offside. Namun, dia akhirnya mengubah keputusan setelah berdiskusi dengan wasit Paul Tierney.

"Dalam pikiran saya, saya berharap dan berdoa wasit menunjuk titik tengah," ucap Sterling. "Saya tidak tahu pasti apa yang terjadi, tetapi saya berdoa mereka memberikan gol buat kami. Itu bisa jadi kekecewaan besar buat kami, tetapi ternyata wasit menyatakan gol dan kami bahagia. Memang agak beruntung, tetapi kami pantas mendapatkannya. Itu membuat kami lebih bersemangat," tuturnya.

Baca Selengkapnya Hanya di KORAN SUPER BALL, Senin (11/3/2019)

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved