ASN Muda di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu DKI, Dituntut Terus Berinovasi

ASN Muda di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu DKI Jakarta, Dituntut Terus Berinovasi kreatif.

ASN Muda di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu DKI, Dituntut Terus Berinovasi
Dok DPMPTSP DKI Jakarta
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta membuka gerai memulai usaha (Starting a Business Corner) di Mal Pelayanan Publik, Jakarta Selatan. (Dok DPMPTSP DKI Jakarta) 

ASN Muda di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu DKI, Dituntut Terus Berinovasi.

DINAS Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta berkomitmen melakukan berbagai inovasi dan strategi guna menyikapi penerapan Industri 4.0 saat ini.

Inovasi di era ini diharapkan dan dituntut dilakukan oleh para aparatur sipil negara (ASN) muda di DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta.

Kepala DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta, Benni Agus Chandra menjelaskan, untuk menstimulasi partisipasi aktif para ASN di DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta agar berinovasi pihaknya menggelar workshop.

Workshop bertajuk Creativity and Innovation Workshop For Public Servants di Mal Pelayanan Publik Provinsi DKI Jakarta, Sabtu (9/3/2019).

Pemkot Jakarta Utara Inginkan Pesisir Marunda Kepu Jadi Taman Rekreasi

Kereta Anjlok di Bogor KRL Tak Sampai Bogor, Penumpang Membeludak di Stasiun Depok

Polisi Tangkap Tiga Pelaku Begal di Kebon Jeruk

"Sinergi menjadi kata kunci dalam era revolusi industri keempat ini. Untuk itu kami menstimulasi para ASN Muda untuk berinovasi, bekerja sama dengan pelaku usaha di era Revolusi Industri 4.0” kaya Benni dalam keterangan tertulisnya kepada Warta Kota, Minggu (10/3/2019).

Benni Agus Chandra mengatakan, revolusi Industri 4.0 ditandai dengan meningkatnya konektivitas, interaksi dan batas antara manusia, mesin dan sumber daya lainnya.

Integrasi tersebut dimoderasi oleh teknologi informasi dan komunikasi.

Karenanya, industri 4.0 membutuhkan respon perubahan dengan cara yang terintegrasi dan komprehensif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

"Baik itu pelaku politik global, mulai dari sektor pemerintah sampai sektor swasta, akademik, perusahaan, dan tentu saja masyarakat luas," katanya.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved