Pilpres 2019

Andi Arief Sarankan Jokowi Ambil Cuti Kampanye, Katanya Rakyat Sudah Anggap Pilpres Tidak Fair

Lewat akun Twitter-nya @AndiArief__, Andi Arief menyarankan calon presiden petahana Jokowi mengambil cuti kampanye.

Andi Arief Sarankan Jokowi Ambil Cuti Kampanye, Katanya Rakyat Sudah Anggap Pilpres Tidak Fair
Warta Kota/Rangga Baskoro
Wasekjen DPP Partai Demokrat Andi Arief hari ini, Jumat (8/3) menyambangi Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) guna menjalani proses rehabilitasi. 

SETELAH ditangkap seusai menggunakan sabu dan kemudian kasusnya dihentikan polisi, politikus Partai Demokrat Andi Arief kembali aktif di jagat Twitter.

Lewat akun Twitter-nya @AndiArief__, Andi Arief menyarankan calon presiden petahana Jokowi mengambil cuti kampanye. Katanya, untuk mencegah keterpaksaan birokrasi, Polri, dan TNI menyalahgunakan kekuasaan.

"Pak Jokowi sebaiknya ambil cuti -untuk mencegah keterpaksaan birokrasi/polri/TNI salah gunakan kekuasaan--. Menurut saya dg alasan berhalangan sementara Pak JK bisa jalankan fungsi Presiden. Rakyat sudah anggap Pilpres tidak fair," tulisnya, Minggu (10/3/2019).

Petani Lampung Pamerkan Tangan yang Kapalan, Jokowi: Kita Sama-sama Tukang

Sebelumnya, Hasto Kristiyanto, Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Maruf Amin, menanggapi sindiran cawapres Sandiaga Uno kepada Presiden Jokowi, karena tidak mengambil cuti kampanye.

Menurut Hasto Kristiyanto, Jokowi pasti akan mengambil cuti kampanye, jika tidak melaksanakan tugas negara.

"Cuti akan dilakukan, tetapi tanggung jawab pada bangsa dan negara harus dilakukan," kata Hasto Kristiyanto di sela Safari Kebangsaan X menyusuri Provinsi Aceh, di Blangpidie, Aceh Barat Daya, Kamis (7/3/2019).

Bukan Cuma Pengguna, Zul Zivilia Ditangkap Saat Sedang Timbang dan Bikin Paket Sabu

Sekjen PDI Perjuangan ini menjelaskan, ketika kekuasaan diserahkan dari Susilo Bambang Yudhoyono kepada Jokowi, maka mantan Gubernur DKI Jakarta itu telah mengucapkan sumpah.

Begitu sumpah presiden diucapkan, lanjutnya, maka pada saat itu secara resmi Jokowi menjadi kepala negara dan sekaligus kepala pemerintah.

"Jadi kekuasaan itu tidak boleh lowong," tegas Hasto Kristiyanto.

Jokowi: Kalau Enggak Punya Salah Tahu-tahu Masuk Sel, Ngomong ke Saya, Saya Urus!

Ia pun mengingatkan jabatan presiden itu melekat pada Jokowi. Jokowi, lanjut Hasto Kristiyanto, harus menjalankan amanah rakyat untuk bekerja demi bangsa dan negara.

Halaman
1234
Penulis: Yaspen Martinus
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved