5 Korban KRL Anjlok Masih Dirawat di RS

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Edi Sukmoro mengatakan, masih ada lima korban KRL 1722 relasi Jatinegara-Bogor yang masih dirawat di RS

5 Korban KRL Anjlok Masih Dirawat di RS
Warta Kota/Gopis Simatupang
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Edi Sukmoro saat menjenguk korban KRL 1722 relasi Jatinegara-Bogor yang masih dirawat di RS Salak, Minggu (10/3/2019) malam. 

BOGOR, WARTAKOTALIVE.COM -- Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Edi Sukmoro mengatakan, masih ada lima korban KRL 1722 relasi Jatinegara-Bogor yang masih dirawat di rumah sakit.

Empat dirawat di RS Salak, Bogor, dan RS Suyoto, Jakarta Selatan.

"Kita sama-sama doakan supaya mereka yang masih dirawat cepat kembali pulih," ujar Edi saat menjenguk para korban di RS Salak, Minggu (10/3/2019) malam.

Edi menuturkan, sebelumnya tercatat ada 20 korban yang dirawat di sejumlah RS.

Namun, mayoritas sudah kembali ke rumah masing-masing karena hanya menderita luka ringan.

"Tadi saya lagi tugas di Bandung, langsung meluncur ke sini. Tadinya yang dirawat ada 20, tapi setelah saya sampe sudah pulang semuanya. Tinggal yang di sini aja (RS Salak) ada lima orang. Di RS PMI tidak ada, di RS Siloam tidak ada, dan di tempat lain sudah tidak ada. Tinggal di sini aja," bilangnya.

Mereka yang masih dirawat di RS Salak adalah Yakub Agung (masinis), Danang (Petugas PPK KRL), Lilis Septiani (Penumpang), dan Shafa Mutia (Penumpang).

Sementara Lisa Herni (Penumpang), dirujuk ke RS Suyoto atas permintaan keluarga.

Edi menyampaikan, PT KAI menanggung seluruh biaya pengobatan para korban di RS.

"Semua kita tanggung, juga asistensinya. Artinya kita mendampingi terus. Saya minta supaya tim kesehatan dari KAI terus-menerus memantau ini. Kita berharap semua segera kembali pulih," katanya.

Halaman
12
Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved