Otomotif

Tunggu LCEV Terbit, Toyota Indonesia Ingin Jual Mobil Hybrid dengan Harga Terjangkau

Bila program Low Carbon Emission Vehicle (LCEV) terbit, PT Toyota Astra Motor (TAM) lebih memilih teknologi hibrida.

Tunggu LCEV Terbit, Toyota Indonesia Ingin Jual Mobil Hybrid dengan Harga Terjangkau
Kompas Images/Kristianto Purnomo
SALES promotion girl berpose di samping Toyota Camry Hybrid saat ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017 di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Jumat (28/4/2017). 

"Tentunya arahan kita membuat mobil hibrid (dengan harga) lebih terjangkau. Tetapi saat ini modelnya apa dan lain sebagainya belum kami putuskan."

PT Toyota Astra Motor (TAM) hingga kini masih menunggu terbitnya program Low Carbon Emission Vehicle (LCEV).

Apabila sudah diberlakukan, maka agen pemegang merek (APM) itu lebih memilih teknologi hibrida, karena dianggap paling sesuai dengan kondisi sekarang ini.

Dilansir Wartakotalive.com dari Kompas.com, investasi yang digelontorkan baik untuk perusahaan maupun infrastruktur pendukung lainnya pun tidak begitu besar, dibanding pilihan teknologi lain, seperti listrik.

Oleh sebab itu, jika sudah berlaku, merek otomotif asal Jepang itu akan menghadirkan mobil hibrida dengan harga terjangkau.

Ngga Boleh Rakit Sendiri, Suzuki Indonesia Ogah Jualan Jimny di Tanah Air

"Tentunya arahan kita membuat mobil hibrid (dengan harga) lebih terjangkau. Tetapi saat ini modelnya apa dan lain sebagainya belum kami putuskan," ujar Anton Jimmy Direktur Pemasaran PT TAM belum lama ini di kawasan Jakarta Pusat.

Sejak Mei 2018, Honda PCX Hybrid Sudah Terjual 120 Unit

Penjualan Sienta Melorot, Akankah Produksi Dihentikan? Begini Kata Toyota

Anton melanjutkan, tentunya untuk mengarah ke rencana itu perusahaan masih harus menunggu terbitnya program LCEV.

Aturan tersebut dipastikan akan menguntungkan buat produsen yang ikut bermain atau menjual mobil yang ramah lingkungan.

"Tentunya pajak dari mobil biasa dengan hibrida, akan lebih murah yang hibrida. Kita masih harus menunggu dulu aturan itu," kata Anton.

Sienta Hibrida

Toyota Sienta Hybrid
Toyota Sienta Hybrid (KompasOtomotif/Aditya Maulana)

Menurut Anton, meskipun salah satu satu studi yang dilakukan Toyota di Indonesia untuk mobil bermesin hibrida adalah Sienta, bukan berarti model yang akan dijual dalam waktu beberapa tahun ke depan MPV dengan pintu geser itu.

"Tentunya kalau studi itu sambil mempelajari kemungkinan, dan hal lainnya. Jadi belum tentu Sienta yang akan kita hadirkan versi hibridanya nanti," ucap Anton.

Anton melanjutkan, Toyota Sienta Hybrid atau Sienta hibrida yang sempat di uji di jalanan Indonesia itu sendiri juga belum ada kepastian bagaimana hasilnya.

"Jadi masih kebutuhannya untuk riset saja, belum dipastikan dijual juga di Indonesia nantinya," kata dia. (Aditya Maulana)

Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved