Kesenian Tradisional

Gubernur BI 'Mendadak' Jadi Prabu Dewa Wastu Kencana Demi Lestarikan Seni Budaya Tradisional

Untuk memperkuat sinergi antarsektor, tidak hanya dalam konteks perumusan kebijakan tetapi juga dalam memajukan budaya Indonesia.

Gubernur BI 'Mendadak' Jadi Prabu Dewa Wastu Kencana  Demi Lestarikan Seni Budaya Tradisional
Kompas/Heru Sri Kumoro
Gubernur BI Perry Warjiyo 

Gubernur Bang Indonesia (BI), Perry Warjiyo , tampil beda. Tak lagi berdasi dan berjas. Dia tampil layaknya penguasa tempo dulu.

Ya, Gubernur BI ini memang tampil dalam pertunjukan kesenian ketoprak di Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2019) malam.

Saat itu, Perry Warjiyo muncul sebagai tokoh Prabu Dewa Wastu Kencana.

Seperti yang dikutip dari laman BI, Perry Warjiyo memainkan peran dalam pagelaran Ketoprak Financial yang mengambil judul Prabu Siliwangi.

Pertunjukan Prabu Siliwangi antara lain bertujuan untuk melestarikan seni budaya tradisional yang telah ada sejak pertengahan abad ke-18.

Sosok Gubernur BI Baru Harus Paham Sektor Makro dan Mikro

Pelestarian seni budaya tradisional diharapkan dapat mendorong sektor pariwisata secara umum.

Selain Gubernur BI, pertunjukan itu juga ikut dimainkan oleh Ketua LPS, Direktur Utama BCA, Direktur Utama BRI, dan lembaga finansial lainnya.

Menurut Gubernur BI Perry Warjiyo, ada tiga hal yang mendasari Bank Indonesia terlibat dalam pertunjukan tersebut.

Pertama, komitmen sektor finansial untuk melestarikan budaya Indonesia.

Kedua, komitmen membantu para budayawan untuk terus mengembangkan kebudayaan Indonesia yang adiluhur.

Kepala Bappenas Dukung Rencana Putra Mantan Gubernur BI Sukseskan SDG 2030

Ketiga, pertunjukan ketoprak untuk memperkuat sinergi antarsektor, tidak hanya dalam konteks perumusan kebijakan tetapi juga dalam memajukan budaya Indonesia.

Ketoprak Financial adalah pagelaran seni tradisi ketoprak yang terdiri dari masyarakat keuangan, perbankan dan pasar modal.

Selain itu, senior editor bekerjasama dengan Himpunan Seniman Panggung Wayang Orang dan Ketoprak Jakarta ‘Adhi Budaya’.

Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved