Avner Kadriatama Raweyai: Hadapi Industri 4.0, Buruh Harus Belajar Wirausaha

Pesatnya perkembangan industri sekarang ini, yang sudah memasuki industri 4.0, membuat para buruh harus belajar wirausaha.

Avner Kadriatama Raweyai: Hadapi Industri 4.0, Buruh Harus Belajar Wirausaha
Istimewa
POLITISI Partai Golkar Avner Kadriatama Raweyai saat menjadi pembicara di acara diskusi LEM SPSI, di GOR Koja, Jakarta Utara, Jumat (8/3/2019). 

“Jadi buruh itu jangan hanya mengandalkan gaji. Kalau mereka (buruh) punya usaha lain kan lebih bagus. Ada pendapatan lain yang bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup.”

PERAN buruh menjadi sangat penting dalam sebuah perkembangan industri. Namun pesatnya perkembangan sekarang ini yang sudah memasuki industri 4.0 membuat para buruh harus belajar berwirausaha.

PolitisI Partai Golkar Avner Kadriatama Raweyai mengatakan para buruh tidak boleh terlena dengan pekerjaan yang sekarang digeluti. Mereka harus ada persiapan yang dibangun sejak sekarang ini.

“Buruh tidak boleh keasyikan dengan pekerjaannya sekarang. Justru mereka (buruh) harus mempunyai usaha sendiri dengan berwirausaha,” katanya saat menjadi pembicara di acara diskusi LEM SPSI, di GOR Koja, Jakarta Utara, Jumat (8/3/2019).

Menurut Caleg DPRD DKI Jakarta Dapil 3 dari Partai Golkar ini, buruh harus membekali diri dengan kemampuan berwirausaha. Sebab, kemampuan berwirausaha itu menjadi modal penting untuk meningkatkan taraf hidup.

POLITISI Partai Golkar Avner Kadriatama Raweyai saat menjadi pembicara di acara diskusi LEM SPSI, di GOR Koja, Jakarta Utara, Jumat (8/3/2019).
POLITISI Partai Golkar Avner Kadriatama Raweyai saat menjadi pembicara di acara diskusi LEM SPSI, di GOR Koja, Jakarta Utara, Jumat (8/3/2019). (Istimewa)

“Jadi buruh itu jangan hanya mengandalkan gaji. Kalau mereka (buruh) punya usaha lain kan lebih bagus. Ada pendapatan lain yang bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup,” ungkapnya.

Persiapkan diri

Sekretaris Jenderal Logam Elektronik Mesin (LEM) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Idrus menambahkan buruh harus mempersiapkan diri saat perkembangan industri yang begitu cepat.

“Sekarang ini banyak perusahaan yang menggantikan tenaga manusia dengan mesin, belum lagi gaji yang masih di bawah upah minimum provinsi (UMP). Buruh harus mempunyai kemampuan untuk berwirausaha,” tegasnya. 

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved