Aksi OPM

Akui Tak Mudah Berantas KKSB di Nduga Papua, Jokowi: Medannya Betul-betul Sangat Berat

Jokowi mengakui anggota TNI-Polri tidak mudah memberantas Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Nduga, Papua.

Akui Tak Mudah Berantas KKSB di Nduga Papua, Jokowi: Medannya Betul-betul Sangat Berat
Kodam Cendrawasih/istimewa
PENGEJARAN KKB PAPUA, Tiga Prajurit TNI Gugur, 7-10 Orang KKB Tewas, Identitas Korban & Kronologi. Evakuasi jasad Praka Nasruddin yang gugur dalam kontak senjata melawan KKB di Mapenduma, Nduga, Senin (28/1/2019) 

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) mengakui anggota TNI-Polri tidak mudah memberantas Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Nduga, Papua.

Jokowi yang pernah ke Nduga menilai, medan di sana dipenuhi hutan belantara dan menyulitkan pengejaran KKSB pimpinan Egianus Kogoya.

"Tidak mudah bagi TNI-Polri untuk mengejar dan menyelesaikan ini. Tidak mudah karena medannya betul-betul sangat berat dan hutan belantara," kata Jokowi seusai meresmikan ruas tol Bakauheni-Terbanggi Besar, Lampung, Jumat (8/3/2019).

BREAKING NEWS: Tiga Anggota TNI Gugur Diserang KKSB Pimpinan Egianus Kogoya di Papua

Menurut Jokowi, sejak terjadinya penembakan kepada anggota TNI dan pekerja Trans Papua, ia sudah memerintahkan untuk mengejar pelaku agar kejadian penembakan tidak terulang kembali.

"Sudah saya perintahkan sejak peristiwa yang pertama dulu, untuk dikejar, diselesaikan. Tetapi kita harus tahu, yang namanya Nduga medannya bukan sesuatu yang gampang," papar Jokowi.

Sebelumnya diberitakan Wartakotalive.com, Pasukan TNI yang tergabung dalam Satgas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum) diserang anggota Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) pimpinan Egianus Kogoya.

Moeldoko Jelaskan Kartu Pra Kerja Jokowi, Fadli Zon Nilai Program Berbau Politis yang Agak Norak

Menurut Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi, serangan tersebut terjadi di Distrik Mugi Kabupaten Nduga, Papua, Kamis (7/3/2019) sekira pukul 08.00 WIT.

Para personel TNI tersebut diserang ketika sedang melaksanakan pengamanan proses pergeseran pasukan TNI, yang akan melaksanakan pengamanan dan pembangunan infrastruktur Trans Papua Wamena-Mumugu di Kabupaten Nduga.

Hal itu disampaikan Aidi lewat keterangan tertulis yang diterima Tribunnews.com, Kamis (7/3/2019).

Ali Mochtar Ngabalin Mengaku Sembahyang Dua Rakaat Doakan Andi Arief

"Pasukan TNI Satgas Gakkum kekuatan 25 orang tersebut baru tiba di Distrik Mugi dalam rangka mengamankan jalur pergeseran pasukan, tiba-tiba mendapatkan serangan mendadak oleh sekitar 50 sampai 70 orang KKSB," ungkap Aidi.

Halaman
123
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved