INFO KEMENTERIAN

Pantau Pencairan Bansos PKH, Presiden Sebut PKH Penting untuk Masa Depan Anak Bangsa

Bantuan sosial PKH dan BPNT Tahap I Tahun 2019 yang disalurkan untuk Provinsi DKI Jakarta senilai 99,6 Milyar.

Pantau Pencairan Bansos PKH, Presiden Sebut PKH Penting untuk Masa Depan Anak Bangsa
Dok. Humas Kementerian Sosial
Presiden Joko Widodo (Jokowi), berdialog dengan perwakilan warga penerima bansos, saat menghadiri acara Sosialisasi Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di GOR Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (6/3/2019) sore. 

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi), menghadiri acara Sosialisasi Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di GOR Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (6/3/2019) sore. Dalam acara itu, Jokowi menyebutkan bahwa anggaran PKH ditingkatkan menjadi Rp 34 triliun.

"Tahun lalu, setiap penerima program PKH mendapatkan Rp 1.890.000. Tahun ini meningkat drastis, bisa ada yang mendapatjan Rp 2,7 juta, Rp 3,8 juta, bahkan Rp 4 juta. Karena anggarannya kami tingkatkan dari sebelumnya Rp 19 triliun untuk seluruh Indonesia, sekarang Rp 34 triliun," kata Jokowi, di hadapan sekira 2.000-an ibu-ibu penerima PKH dan BPNT perwakilan Jakarta Selatan.

Ribuan warga yang hadir pun menyambutnya dengan riuh. Kemudian Jokowi mempertanyakan apakah PKH Tahap I pada bulan Januri sudah cair, warga serempak menjawab, sudah. "Tapi sekarang sudah habis belum?" tanya Jokowi.

Warga kembali dengan kompaknya menjawabnya, sudah. Jokowi yang mendapatkan jawaban tersebut pun hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala.

"Nanti bulan April ditransfer tahapan kedua. Tapi jangan langsung dihabiskan ya, direm..direm...Penggunaannya yang harus tepat sasaran," jelasnya.

Ia pun menyebutkan, bahwa salah satu kegunaan PKH yaitu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anak. Mulai dari seragam, maupun untuk membeli makanan anak.

Segini Gaji Pendamping PKH Kemensos RI, Besok Terakhir Pendaftaran Online Pendamping PKH 2019

"Uangnya untuk beli seragam sekolah, sepatu, tas sekolah. Beli ikan, beli telur, untuk gizi, kepintaran, dan kesehatan anak boleh. Agar bisa berkompetisi dengan negara-negara lain," kata Jokowi yang saat itu mengenakan kemeja putih.

Selain itu, Jokowi juga berjanji akan meluncurkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah pada tahun depan. "Tahun depan, nanti juga ada KIP Kuliah yang bisa digunakan untuk di perguruan tinggi," katanya.

Mencapai 99,9 Persen
Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan bahwa realisasi penyaluran bantuan sosial PKH Tahap I secara nasional per 5 Maret mencapai 99,99 persen. Sedangkan untuk Tahap II siap disalurkan awal Bulan April.

"Berdasarkan hasil Evaluasi World Bank tahun 2018, bahwa PKH memiliki dampak positif dalam hal peningkatan konsumsi perkapita, konsumsi berprotein, mengurangi gizi buruk dan stunting. Serta meningkatkan partisipasi sekolah. KPM PKH yang sudah Graduasi Sejahtera Mandiri tahun 2018 sebanyak 621.788 KPM (6,2%). Target graduasi tahun 2019 sebanyak 800.000 KPM (8%)," jelas Agus dalam acara tersebut.

Lalu, lanjutnya, terkait penyaluran BPNT bulan pertama tahun 2019, telah mencapai 100 persen. Kemudian pada tanggal 25 Maret nanti akan dilakukan penyaluran BPNT bulan ketiga.

"Hasil survey Microsave menyatakan bahwa 95 persen penerima BPNT merasa puas dengan penyelenggaraan program BPNT, lebih berkualitas, tepat waktu dan tepat jumlah," jelasnya.

Cara Daftar Pendamping PKH 2019 Kemensos di ssdm.pkh.kemsos.go.id, Ini Syarat, Jadwal, Panduan

Terkait jumlah bantuan yang disalurkan, lanjut Agus, bantuan sosial PKH dan BPNT Tahap I Tahun 2019 yang disalurkan untuk Provinsi DKI Jakarta senilai 99,6 Milyar.

Dengan rincian, PKH Rp 78,9 miliar, BPNT 19,2 miliar, dan Rastra (Berasa Sejahtera) Rp 1,4 miliar.
Kemudian, bantuan sosial PKH dan BPNT Tahap I Tahun 2019 untuk Kota Jakarta Selatan sebesar Rp 18,5 miliar. Dengan rincian PKH senilai Rp 14,8 miliar, BPNT senilai Rp 3,6 miliar.

"Untuk peserta yang hadir pada acara ini sebanyak 2.000 orang, terdiri dari 103 ketua kelompok PKH, 1.597 KPM PKH yang berasal dari tiga kecamatan yaitu Mampang Prapatan, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, dan 300 SDM PKH dan BPNT beserta undangan," jelas Agus.

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Ichwan Chasani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved