Jalan Perimeter Selatan Bandara Soekarno-Hatta Ditunda Dibuka

Penundaan dilakukan sampai izin keselamatan perlintasan sebidang sementara yang merupakan domain dari Ditjen Perkeretaapian telah rampung dilaksanakan

Jalan Perimeter Selatan Bandara Soekarno-Hatta Ditunda Dibuka
Warta Kota/Andika Panduwinata
Jalan Perimeter Selatan Bandara Soekarno-Hatta Ditunda Dibuka 

Laporan Wartakotalive.com Andika Panduwinata

BANDARA, WARTAKOTALIVE.COM - PT Angkasa Pura II (Persero) melalui Kantor Cabang Utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang menginformasikan Jalan Perimeter Selatan yang sedianya akan direncanakan untuk dibuka secara terbatas pada Kamis (7/3/2019) ditunda.

Penundaan dilakukan sampai izin keselamatan perlintasan sebidang sementara yang merupakan domain dari Ditjen Perkeretaapian telah rampung dilaksanakan, yakni verifikasi dan simulasi.

Selain itu pihak terkait telah menyepakati, keselamatan pengendara adalah hal yang paling utama.

“Kami memohon maaf kepada para pengendara yang telah mendapatkan informasi bahwa besok (7 Maret 2019) Jalan Perimeter Selatan beroperasi terbatas. Dengan ini kami mengumumkan bahwa pengoperasian terbatas Jalan Perimeter Selatan ditunda, karena belum adanya izin terkait dengan aspek keselamatan,” ujar Febri Toga Simatupang, Senior Manager Of Branch Communication and Legal, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Rabu (6/3/2019).

Jalan Perimeter Selatan Bandara Soekarno-Hatta Ditunda Dibuka
Jalan Perimeter Selatan Bandara Soekarno-Hatta Ditunda Dibuka (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Untuk diketahui, kemarin pihak terkait yakni Ditjen Perkeretaapian, PT Kereta Api Indonesia, PT Angkasa Pura II (Persero), Pemkot Tangerang dan Polres Bandara Soekarno-Hatta telah menindak lanjuti rapat yang digelar sebelumnya, untuk melaksanakan verifikasi dan simulasi.

Febri merinci, sedianya pembukaan perlintasan sebidang akan dibuka dengan waktu operasional pukul 05.00-09.00 dari arah Tangerang ke Bandara Soekarno-Hatta dan 15.00-20.00 WIB dari arah Bandara Soekarno-Hatta ke Tangerang.

Selain itu kendaraan yang diperkenankan pun hanya roda empat.

“Truk dan sepeda motor, berdasarkan keputusan rapat bersama tidak diperkenankan melintas karena beberapa aspek keamanan terdapat yang membahayakan bagi pengendara truk dan sepeda motor,” ucapnya.

Selain faktor keselamatan, penundaan tersebut juga dimaksudkan agar proses pembangunan underpass Jalan Perimeter Selatan tidak terganggu.

“Keselamatan adalah yang utama, tentunya kita harus mentaati aturan dan proses perizinan ini. Adapun terkait dengan proses pembangunan underpass, berdasarkan informasi yang kami dapat. Rencananya underpass direncanakan akan rampung pada akhir April 2019,” kata Febri. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved