Bahaya Tersembunyi di Balik Bungkus Makanan Cepat Saji dan Ancaman Jika Rutin Sarapan Junk Food

Bahaya tersembunyi di balik bungkus makanan cepat saji dan ancaman jika rutin sarapan junk food.

Bahaya Tersembunyi di Balik Bungkus Makanan Cepat Saji dan Ancaman Jika Rutin Sarapan Junk Food
istimewa
Ilustrasi 

Bahaya tersembunyi di balik bungkus makanan cepat saji dan ancaman jika rutin sarapan junk food.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Menu makanan cepat saji kerap menjadi pilihan karena praktis.

Cara mengemas masakan cepat saji juga praktis sehingga membawanya tidak repot.

Akan tetapi di balik kemasan makanan cepat saji itu ternyata bisa mengganggu kesehatan.

Bagaimana bisa bungkus masakan cepat saji itu bisa berbahaya? Ini ada penjelasannya.

Di balik bungkus junk food ternyata mengandung bahan kimia yang dikenal sebagai zat perfluoroalkyl (PFASs).

Balita Asal Jakarta Barat Tewas di Tol Caruban-Madiun, Mobil Tabrak Guardrail Lalu Terjun ke Parit

Menurut penelitian baru dari Harvard School of Public Health, penggunaan bungkus makanan cepat saji tersebut akan berdampak pada terlambatnya metabolisme.

Metabolisme yang lambat dapat menyebabkan penambahan berat badan dan juga dapat mengganggu berat badan.

PFASs digunakan dalam segala hal mulai dari kain pakaian hingga permukaan peralatan masak.

Dalam makanan cepat saji, mereka menggunakan bungkus makanan yang mengandung PFASs tersebut untuk mengemas sekaligus mencegah lemak pada makanan agar tidak menetes.

Halaman
1234
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Nova
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved