Kebakaran

Tinjau Kebakaran Pasar Blok A, Anies Janji Berikan Modal Rp 10 Juta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau lokasi kebakaran yang melalap Pasar Blok A yang berada di Jalan Panglima Polim Kebayoran Baru Jakarta

Tinjau Kebakaran Pasar Blok A, Anies Janji Berikan Modal Rp 10 Juta
Warta Kota/Anggie Lianda Putri
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tinjau lokasi kebakaran Pasar Blok A, Rabu (6/3). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Anggie Lianda Putri

KEBAYORAN BARU, WARTA KOTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau lokasi kebakaran yang melalap Pasar Blok A yang berada di Jalan Panglima Polim Kebayoran Baru Jakarta Selatan.

Setelah bertemu dan mendengar keluhan beberapa pedagang, Anies pun berjanji Pemerintah pasti turun tangan untuk membantu.

"Tadi saya bertemu dengan para pedagang, saya sampaikan bahwa Pemerintah tidak lepas tangan, Pemerintah pasti turun tangan. Bahkan ketika ada laporan inipun saya datang langsung dan bertemu dengan para pedagang," ujar Anies di lokasi, Rabu (6/3/2019).

Selain itu Anies juga berencana merelokasi para pedagang yang terkena imbas ke Pasar Pondok Indah agar bisa secepatnya pulih dan mencari nafkah kembali.

"Kita siapkan tempat pengganti sementara, akan kita musyawarahkan siang ini agar suasananya lebih tenang. Ancar-ancar sementara sekarang ke Pasar Pondok Indah," ucap Anies.

Bahkan Pemprov DKI bakal membekali sebanyak 60 pedagang yang masih aktif untuk memulai usahanya kembali.

"Pemerintah akan memberikan bantuan untuk pembiayaan permodalan, akan disiapkan nanti sekitar Rp 10 juta untuk para pedagangnya sehingga bisa jadi modal awal untuk mereka memulai usaha. Jadi kami tidak lepas tangan itu bukti Pasar Jaya tidak lepas tangan," ungkap Anies.

Saat meninjau lokasi kebakaran, Anies ditemani oleh Dirut PD Pasar Jaya Arief Nasrudin.

Arief menjelaskan bahwa saat ini pedagang yang aktif di Pasar Blok A hanya sisa 60 dari 415 kios yang telah disediakan.

Pasalnya pasar ini hanya menjadi Tempat Penampungan Sementara (TPS) saja.

"Memang yang aktif saat ini pedagang tinggal 60, karena memang ini TPS yang sudah cukup lama. Sudah mau masuk tahun ke-4 menunggu pembangunan di Pasar Blok A Fatmawati yang sesungguhnya," ucap Arief.

Iapun mendugapenyebab utama kebakaran yang melalap 3 lantai Pasar ini adalah korsleting listrik.

"Dugaannya masih kita coba selidiki seperti apa, tetapi konsleting listrik memang salah satu yang mungkin menjadi penyebab ini terjadi," ucapnya. (M16)

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved