Suami Membunuh Istri Ditolak Berhubungan Intim, Ini Pandangan Medis Bahaya Bersetubuh Usai Lahiran

Kasus suami membunuh istri ini karena ditolak berhubungan intim ramai dibicarakan publik. Ini pandangan medis soal berhubungan intim usai melahirkan.

Suami Membunuh Istri Ditolak Berhubungan Intim, Ini Pandangan Medis Bahaya Bersetubuh Usai Lahiran
Shutterstock
Ilustrasi 

Kasus suami membunuh istri karena ditolak berhubungan intim terjadi di Kelurahan Kotasari, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Banten, Senin (4/3/2019).

Soal kasus suami membunuh istri ini makin ramai dibicarakan publik, karena usai membunuh istri, pria tersebut turut membunuh bayinya yang masih berusia 40 hari dengan cara diinjak.

Membahas hal ini, berhubungan intim usai melahirkan menurut pandangan medis dinilai sangat berbahaya.

Diketahui, berhubungan intim sebaiknya dilakukan setelah empat sampai enam minggu usai melahirkan.

Biasa Naik Mobil Mewah, Hotman Paris Hutapea Kedapatan Naik Bajaj, Begini Kata Netizen

Ini 7 Fakta Komplotan Pembobol Mesin ATM Hamburkan Uang di Jalan Hingga Warga Rebutan

Nikita Mirzani Bakal Terima Cinta Vicky Nitinegoro Sebagai Kekasih atau Calon Suami

Mengetahui kasus ini, dilansir GridHot.ID, seorang ibu beranama Anis dan bayinya yang masih berusia 40 hari ditemukan telah tewas di dalam rumahnya.

Pelaku yang tak lain adalah suami korban sempat terlibat cek cok pertengkaran pada tengah malam.

Saat itu, pelaku mengajak berhubungan intim, namun sang istri menolak.

Pertengkaran hebat antar pasutri lantas berlanjut dan makin menjadi berujung pada pembunuhan sang istri.

Dikutip dari akun Youtube Official iNews yang mengunggah video pada 4 Maret 2019, selain menewaskan Anis, seorang bayi yang tak berdosa juga ditemukan tewas di TKP.

Halaman
1234
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved