Pilpres 2019

Fahri Hamzah Sebut Denny JA Tim Sukses, Bukan Ilmuwan, Ini Gara-garanya

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah menilai, Denny JA saat ini lebih condong seperti tim sukses, dan bukan ilmuwan.

Fahri Hamzah Sebut Denny JA Tim Sukses, Bukan Ilmuwan, Ini Gara-garanya
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah berjalan seusai menjalani pemeriksaan di Direskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (19/3/2018). 

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah menilai, Denny JA saat ini lebih condong seperti tim sukses, dan bukan ilmuwan.

Sebab, menurut Fahri Hamzah materi riset lembaganya, yakni LSI Denny JA dalam survei Pemilu Presiden 2019, cenderung tendensius.

"Denny JA itu tim sukses, dia bukan ilmuwan. Menurut saya surveinya mulai berbahaya karena memasukkan elemem-elemen adu domba antar-warga negara," ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/3/2019).

Survei Terbaru LSI Denny JA: Jokowi-Maruf Amin 58,7 Persen, Kata Pengamat Pertarungan Sudah Selesai

Pernyataan Fahri Hamzah tersebut merespons hasil survei LSI Denny JA yang menyebut bahwa mayoritas pemilih muslim Prabowo-Sandi menginginkan Indonesia seperti Timur Tengah.

Menurut Fahri Hamzah,  materi survei tersebut berpotensi mengadu domba masyarakat.

"Saya terus terang belakangan semakin kurang. Dulu dia kakak kelas saya. Saya kagum lah sama Denny. Sekarang agak payah surveinya, materinya tendensius. Janganlah, jangan mau adu domba," katanya.

Jadwal Misa Rabu Abu 6 Maret 2019 di Jakarta dan Sekitarnya

Lagipula, menurut Fahri Hamzah,  siapa yang menginginkan Indonesia seperi negara di kawasan Timur Tengah?

Indonesia, menurutnya, lebih nyaman ketimbang negara di kawasan Timur Tengah yang kebanyakan porak-poranda.

"Siapa yang mau jadi Timur Tengah? Orang negara bubar. Ini kan otaknya kayak enggak masuk gitu loh. Ini negara enak di sini. Masa kita, 'wah enak nih tinggal di negara bubar', gimana sih itu orang, kan pakai akal aja dong. Denny, Denny, cari makan jangan gitu amatlah," paparnya.

Sebut Andi Arief Cuma Korban, Fadli Zon Salahkan Pemerintah karena Gagal Berantas Narkoba

Sebelumnya seperti diberitakan Kompas.com, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA melakukan penelitian mengenai pergeseran sentimen agama, setelah enam bulan masa kampanye calon presiden dan wakil presiden.

Halaman
123
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved