Andi Arief Ditangkap

Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief Diajukan Jalani Asesmen 6x24 Jam, Hasil Tes Urine Positif

Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief Diajukan Jalani Asesmen 6x24 Jam, Hasil Tes Urine Andi positif mengonsumsi narkoba jenis sabu.

Wasekjen Partai Demokrat  Andi Arief Diajukan Jalani Asesmen 6x24 Jam, Hasil Tes Urine Positif
istimewa
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief Ditangkap polisi pada Minggu (3/3/2019) malam karena diduga mengonsumsi narkoba jenis sabu. 

Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief Diajukan Jalani Asesmen 6x24 Jam, Hasil Tes Urine Andi positif mengonsumsi narkoba jenis sabu.

WAKIL Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief diajukan untuk menjalani asesmen terkait pemeriksaan lanjutan atas kasus penyalahgunaan narkoba yang menjeratnya.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komjen Heru Winarko mengatakan, proses asesmen medis membutuhkan waktu kurang dari sepekan

"Pihak kepolisian Bareskrim telah menyerahkan saudara AA untuk diasesmen untuk asesmen secara medis. Karena asesmen kan ada dua, asesmen secara medis dan asesmen secara pidananya tentang keterlibatan dalam jaringan. Asesmen memerlukan waktu hingga 6x24 jam," ucap Heru di Kantor BNN, Kramatjati, Jakarta Timur, Selasa (5/3/2019).

Asesmen itu diperlukan guna mengetahui sejauh mana tingkat kecandungan pengguna terhadap obat-obat terlarang.

Habis Andi Arief Terjerat Narkoba, Mahfud MD Jelaskan Alasan Tak Mau Lagi Tanggapi Twit Andi Arief

Pendaftaran UTBK 2019 di Laman Pendaftaran-utbk.sbmptn.ac.id Dibuka, Ini cara daftar yang benar.

PERINGATAN DINI: Status Pintu Air Angke Hulu Naik, Waspadai Banjir di 8 Kelurahan di Jakbar Ini

"Supaya diketahui ketergantungannya, supaya ada asesmen lalu asesmen itu bukan hanya direhab. Asesmen itu juga untuk mengetahui keterlibatan yang bersangkutan dengan jaringan atau peredaran gelap ini, itu yang jadi fokus kita," kata Heru Winarko.

Heru melanjutkan, untuk asesmen medis Andi Arief diajukan langsung oleh penyidik.

"Kalau proses awalnya di kepolisian kan yang jelas kami kemarin sore menerima untuk di asesmen di IPWL di BNN sini. (Pengajuan) Pihak penyidik, iya bukan dari pihak keluarga," ujar Heru Winarko.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief ditangkap karena kasus dugaan penyalahgunaan narkoba.

Ia ditangkap oleh aparat kepolisian di sebuah kamar di Hotel Peninsula, Jakarta Barat, Minggu (3/3/2019) malam.

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal M Iqbal mengungkapkan, polisi sudah melakukan tes urine terhadap Andi Arief.

Hasilnya, Andi positif mengonsumsi narkoba jenis sabu.

"Kami sudah melakukan tes urine, terhadap Saudara AA dan positif mengandung metamphetamine atau jenis narkoba yang biasa disebut sabu," ujar Iqbal dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Senin (4/3/2019) lalu. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved