Setelah Dua Hari Beli Sabu dari Bandar, Tukang Cuci Steam di Cisauk Sudah Edarkan 200 Gram

Tersangka diketahui sudah menjual sabu sampai 200 gram selama dua hari setelah membeli.

Setelah Dua Hari Beli Sabu dari Bandar, Tukang Cuci Steam di Cisauk Sudah Edarkan 200 Gram
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Polsek Cisauk bersama Polres Tangerang Selatan berhasil meringkus tukang cuci steam motor yang diduga sebagai pengedar narkoba jenis sabu. 

Polsek Cisauk bersama Polres Tangerang Selatan berhasil meringkus tukang cuci motor yang diduga sebagai pengedar narkoba jenis sabu.

Dari hasil pemeriksaan petugas kepada tersangka Muhidin alias Domba (33), diketahui sudah menjual sabu sampai 200 gram selama dua hari setelah membeli.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Ferdy Irawan mengatakan, Muhidin membeli sabu dari bandar seberat 600 gram dengan cara beli putus.

"Jadi kurun waktu dua hari sisanya tinggal 400 gram, jadi sudah 200 gram diedarkan," jelas Ferdy, Selasa (5/3/2019).

Muhidin diamankan petugas di kediamannya di Kampung Sampora, Cisauk, Kabupaten Tangerang pada 21 Februari 2019 lalu.

Ditemukan juga sabu seberat 386,73 gram beserta timbangan dan plastik klip kecil setelah polisi menggeledah rumahnya.

Ferdy juga menjelaskan, sabu yang dijual oleh Muhidin dihargai Rp 1,3 juta - 1,5 juta per gram.

"Pengakuan tersangka dijual Rp 1,3 juta - 1,5 juta, kami masih mengembangkan ke jaringan di atasnya yang berhubungan terkait dengan peredaran narkotika," terangnya.

Lebih lanjut Ferdy menerangkan, barang yang didapat oleh Muhidin akan dijual terlebih dahulu baru dilunasi kepada bandar sesuai instruksi atasannya melalui telefon.

"Menurut pengakuan tersangka dia dikendalikan dari telfon, jadi barang belum dibayar dia baru ambil nanti dijual baru dibayarkan," ucapnya.

Diketahui juga, sehari-harinya Muhidin adalah seorang tukang cuci steam sepeda motor.

Tidak hanya diduga menjadi pengedar, Muhidin alias Domba juga terbukti menggunakan sabu lantaran hasil tes urin tersangka positif mengandung metafetamin.

Tersangka dikenakan undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Pasal 114 Ayat 2 subsider Pasal 112 Ayat 2 subsider Pasal 127 dengan ancaman 20 tahun penjara atau hukuman mati untuk pengedar.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved