Anies Baswedan Ancam DPRD DKI Jika Tak Setuju Saham Bir PT Delta Djakarta Dijual

Anies Baswedan Ancam DPRD DKI Jika Tak Setuju Saham Bir PT Delta Djakarta Dijual

Anies Baswedan Ancam DPRD DKI Jika Tak Setuju Saham Bir PT Delta Djakarta Dijual
Warta Kota/Anggie Lianda Putri
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak mau ambil pusing terkait penolakan penjualan saham Bir PT Delta Tbk yang dilontarkan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi, Selasa (5/3/2019). Anies bahkan mengancam akan membeberkan anggota dewan senang mendapat untung dari minuman beralkohol. 

Anies Baswedan Ancam DPRD DKI Jika Tak Setuju Saham Bir PT Delta Djakarta Dijual. Sementara Ketua DPRD DKI berasalan, saham bis PT Delta untung Rp 50 miliar tiap tahun.

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan tak mau ambil pusing terkait penolakan penjualan saham Bir PT Delta Tbk yang dilontarkan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi.

Meskipun tak akan disetujui oleh ketua dan anggota dewan, Anies mengaku akan terus maju untuk menjual saham tersebut sesuai janji kampanyenya pada 2017 lalu.

"Ya kita coba terus, kita berniat lakukan itu (penjualan saham bir)," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (5/3/2019).

Bahkan Anies mengancam akan membeberkan ke masyarakat bahwa para wakil rakyat ini senang mendapat untung dari minuman beralkohol.

Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief Diajukan Jalani Asesmen 6x24 Jam, Hasil Tes Urine Positif

Pendaftaran UTBK 2019 di Laman Pendaftaran-utbk.sbmptn.ac.id Dibuka, Ini cara daftar yang benar.

Habis Andi Arief Terjerat Narkoba, Mahfud MD Jelaskan Alasan Tak Mau Lagi Tanggapi Twit Andi Arief

"Kita laporkan pada rakyat bahwa wakil-wakil anda ingin tetap memiliki saham bir. Dewan anda ingin punya saham bir, terus ingin punya untung dari saham bir," ungkap Anies.

Padahal Anies mengaku sudah mengirim surat ke DPRD DKI, namun hampir satu tahun tak ada respon sama sekali dari para Dewan Kebon Sirih ini.

"Suratnya sudah satu tahun dikirim, sejak bulan Mei (2018) tapi sampai sekarang belum ada (respon)," ungkap Anies.

DPRD tak setuju

Diketahui alasan Prasetyo dan anggota dewan lainnya tak setuju saham itu dijual karena perusahaan itu menguntungkan Pemprov DKI, bahkan mencapai Rp 50 miliar setiap tahunnya.

Namun, lagi-lagi Anies tak sepaham.

Menurutnya, lebih baik saham dijual dan hasilnya untuk dinikmati seluruh masyarakat karena bagi Anies keuntungan Rp 50 miliar tak begitu besar.

"Itu lah, nambahnya segitu doang uangnya. Dana itu jauh lebih bermanfaat bila kita gunakan untuk pembangunan bagi masyarakat, apalagi dengan ukuran APBD kita sekarang, itu (Rp 50 miliar) kecil sekali," kata Anies. (M16)

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved