Warga Burangkeng Tutup Akses Truk Sampah Masuk TPA Burangkeng Kabupaten Bekasi

Ratusan warga berkerumun di pintu masuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng Kabupaten Bekasi, pada Senin (4/3/2019).

Warga Burangkeng Tutup Akses Truk Sampah Masuk TPA Burangkeng Kabupaten Bekasi
Warta Kota/Muhammad Azzam
Ratusan warga berkerumun di pintu masuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng Kabupaten Bekasi, pada Senin (4/3/2019). 

Laporan Wartawan Warta Kota, Muhammad Azzam

BEKASI, WARTA KOTA -- Ratusan warga berkerumun di pintu masuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng Kabupaten Bekasi, pada Senin (4/3/2019).

Pantauan Wartakota, para warga itu mendatangi TPA Burangkeng dengan membawa spanduk bertuliskan 'Kami Warga Burangkeng Menolak dan Menutup TPA Burangkeng'. Spanduk itu terpasang di pintu masuk TPA Burangkeng.

Mereka juga berkumpul menghalangi akses jalan masuk ke TPA Burangkeng.

Total ada tiga spanduk yang terpasang.

Hingga saat ini warga masih berjaga-jaga di depan TPA Burangkeng.

Ratusan warga berkerumun di pintu masuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng Kabupaten Bekasi, pada Senin (4/3/2019).
Ratusan warga berkerumun di pintu masuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng Kabupaten Bekasi, pada Senin (4/3/2019). (Warta Kota/Muhammad Azzam)

Seorang warga Burangkeng bernama Joko mengatakan penutupan TPA Burangkeng dilakukan dikarena warga sudah geram dan kesal dikarenakan Pemerintah Kabupaten Bekasi tidak memperhatikan warga yang terdampak bau sampah.

"Kita kesal, tiap hari bau. Sarapan bau sampah, mau minum juga airnya bau. Kita sudah minta agar ada perhatiannya tapi tetap dibiarkan begitu saja," keluhkan.

Sementara Ali Gunawan, Ketua Tim 17 penerima dan penyampaian aspirasi warga Burangkeng mengungkapkan penutupan TPA Burangkeng yang dilakukan warga bukan tanpa alasan.

Ratusan warga berkerumun di pintu masuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng Kabupaten Bekasi, pada Senin (4/3/2019).
Ratusan warga berkerumun di pintu masuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng Kabupaten Bekasi, pada Senin (4/3/2019). (Warta Kota/Muhammad Azzam)

Warga Minta TPS Burangkeng Ditutup, Tidak Boleh Ada Lagi Aktivitas

Penutupan ini dilakukan dikarenakan hampir 23 tahun TPA berdiri di Burangkeng, warga Desa Burangkeng tidak pernah menerima kompensasi apapun dari Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Seharusnya lanjut Ali, pemerintah daerah itu membaca pasal 25 dalam Undang-undang No 18 Tahun 2018 tentang kompensasi.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved