Tingginya Persaingan, Matahari Departement Store Masih Gagal Bukukan Laba Tahun 2018

Kami melihat pertumbuhan yang kuat dalam bisnis online kami di Matahari.com, dan akan terus memperkuat solusi Omni-channel kami,

Tingginya Persaingan, Matahari Departement Store Masih Gagal Bukukan Laba Tahun 2018
Kontan/Franciskus Simbolon
Matahari Departemen Store dengan pengunjungnya 

Sukses bukukan kenaikan penjualan, PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) masih gagal bukukan laba di 2018.

Manajemen mengakui bahwa sepanjang tahun lalu, emiten itu dihadapkan pada tantangan tingginya persaingan.

Penjualan kotor LPPF 2018 tercatat tumbuh 2,1% dari capaian 2017 menjadi Rp 17,9 triliun. Peningkatan tersebut diiringi dengan pertumbuhan same store sales growth (SSSG) sebesar 3,5%.

Namun, sepanjang 2018, laba bersih sebelum penurunan nilai investasi perusahaan itu justru turun sebanyak Rp 1,9 triliun atau 10,5% dari penjualan.

AirAsia Akhirnya Menarik Secara Permanen Seluruh Penjualan Tiketnya dari Traveloka

Industri Retail di Indonesia, Perusahaan Retail Fashion Asal Swedia Buka Cabang di Kota Bekasi

Sementara, untuk laba bersih setelah penurunan nilai investasi adalah Rp 1,1 triliun.

Chief Executive Officer (CEO) dan Wakil Presiden Direktur LPPF Richard Gibson mengungkapkan, bahwa sepanjang 2018 bisnis emiten itu masih dapat tumbuh secara keseluruhan.

"Meskipun terdapat tantangan kompetisi yang meningkat dari retailer lain, baik offline maupun online," jelasnya dalam keterangan resmi Senin (4/3).

Meskipun begitu, tahun lalu Manajemen Matahari telah menerapkan strategi inti, dengan tetap menyediakan fashion berkualitas dengan harga terjangkau.

Targetnya, perusahaan itu bisa terus membidik konsumen dari segmen menengah.

"Kami melihat pertumbuhan yang kuat dalam bisnis online kami di Matahari.com, dan akan terus memperkuat solusi Omni-channel kami, bersama dengan tambahan merek eksklusif baru untuk melayani pelanggan kami dengan lebih baik," ungkapnya.

Fadli Zon Akui Sudah Lima Tahun Tak Laporkan Kekayaannya, Sebut Isi SPT Tahunan Sudah Cukup

Sementara itu, dia menilai lingkungan ritel secara keseluruhan akan terus berkembang dengan cepat. Untuk itu, LPPF akan beradaptasi dengan tren saat ini dan tidak hanya dengan penawaran produk baru, tetapi juga dengan memperbaiki tata letak dan format gerai.

"Kami percaya inisiatif ini akan memberikan dasar yang kuat bagi pertumbuhan kami di masa depan untuk tahun-tahun mendatang,” tandasnya.

Sepanjang tahun lalu, LPPF juga sudah membuka 4 large format stores dan 3 specialty stores, sehingga jumlah toko saat ini menjadi 159 toko di 75 kota di seluruh Indonesia. Untuk tahun ini, LPPF berencana untuk membuka 4 hingga 6 gerai. (Kontan)

Editor: Wito Karyono
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved