Ternyata Selama 32 Tahun Warga Tak Pernah Minta Dana Kompensasi, Pemkab Bekasi akan Cari Solusi

"Rabu besok akan kami bahas mudah-mudahan ada solusi yang terbaik buat seluruh masyarakat Burangkeng. Mudah-mudahan aspirasi yang mereka sampaikan.."

Ternyata Selama 32 Tahun Warga Tak Pernah Minta Dana Kompensasi, Pemkab Bekasi akan Cari Solusi
Warta Kota/Muhammad Azzam
Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng Kabupaten Bekasi. 

PEMERINTAH Kabupaten Bekasi bakal melakukan pertemuan atau rapat bersama seluruh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) untuk membahas soal kompensasi warga sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng.

"Kalau kita soal pemberian kompensasi tidak bisa ambil keputusan karena itu bukan wewenang kita. Tapi surat permintaan mereka akan kami ajukan dan bahas dalam rapat bersama Rabu (6/3/2019) nanti," kata kata Kepala Bidang Kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi Dodi Agus Suprianto, saat dikonfirmasi Senin (4/4/2019).

Dodi menjelaskan sangat mendukung dan memperhatikan aspirasi warga soal dana kompensasi tersebut.

"Rabu besok akan kami bahas mudah-mudahan ada solusi yang terbaik buat seluruh masyarakat Burangkeng. Mudah-mudahan aspirasi yang mereka sampaikan dapat dipenuhi sesuai dengan aturan yang berlaku," ucap Dodi.

Dodi mengungkapkan selama 23 tahun berdiri, warga di sekitar TPA Burangkeng belum pernah mengirimkan surat resmi soal kompensasi tersebut.

Penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng, Kabupaten Bekasi oleh warga setempat.
Penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng, Kabupaten Bekasi oleh warga setempat. (Warta Kota/Muhammad Azzam)

"Sering demo tapi hanya demo-demo saja. Tidak ada surat resmi atau permintaan resmi soal kompensasi itu tidak ada. Makanya bagus dengan adanya demo ini, karena untuk memperjuangkan hak mereka. Tapi itu semua butuh proses dan aturan yang ada," kata Dodi.

Seperti kata Dodi, untuk bisa mendapatkan kompensasi itu harus pengajuan resmi dan merinci jumlah warga maupun bentuk kompensasi yang mereka inginkan.

"Ada permintaan resmi ini kan bagus, nanti mereka yang dapat kompensasi itu kan harus dari desa setempat. Mereka juga harus ada berapa warga harus diterima, berapa kepala keluarga, terus bentuk kompensasinya seperti apa yang diinginkan," ujarnya.

Ratusan warga berkerumun di pintu masuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng Kabupaten Bekasi, pada Senin (4/3/2019).
Ratusan warga berkerumun di pintu masuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng Kabupaten Bekasi, pada Senin (4/3/2019). (Warta Kota/Muhammad Azzam)

Dodi juga meminta kearifan para warga untuk tidak berlama-lama melakukan penutupan.

"Kita minta kearifan dari warganya. Agar TPA segera dibuka kembali. Usulan dan permintaan mereka kan sudah diterima dan bakal dilakukan rapat bersama," jelas Dodi.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved