Kasus Pembunuhan Noven Hampir Dua Bulan belum Terungkap, Polisi Minta Bantuan FBI

Kita koordinasi dengan FBI karena kita anggap mereka punya alat yang lebih komplit. Dokumen kita kirim ke sana melalui perwakilan FBI di Jakarta.

Kasus Pembunuhan Noven Hampir Dua Bulan belum Terungkap, Polisi Minta Bantuan FBI
Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
Ratusan orang yang terdiri dari keluarga dan kerabat Noven ikut mengantarkan jenazah Noven ke pemakaman di wilayah Cimuncang, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, Kamis (10/1/2019). Hingga kini pelaku pembunuhan Noven masih misterius. 

Kepolisian Resor Bogor Kota menggandeng Federal Bureau of Investigation ( FBI) untuk mengungkap kasus pembunuhan terhadap Adriana Yubelia Noven Cahya (18), siswi SMK Baranangsiang Kota Bogor.

Alat bukti CCTV yang merekam kejadian pembunuhan itu pun sudah diserahkan kepada badan intelejen negeri Paman Sam tersebut melalui perwakilannya di Jakarta.

Kepala Polresta Bogor Kota Komisaris Besar Hendri Fiuser mengatakan, nantinya pihak FBI akan melakukan olah digital forensik dari rekaman CCTV itu.

Jelang Peringatan 40 Hari, Keluarga Tetap Doakan Polisi Bisa Tangkap Pembunuh Adriana Yubelia Noven

Hendri menuturkan, alat yang dimiliki FBI memiliki kemampuan untuk dapat memperjelas tampilan dari sebuah video sehingga diharapkan dapat menampilkan dan mengidentifikasi wajah pelaku secara jelas.

"Kita koordinasi dengan FBI karena kita anggap mereka punya alat yang lebih komplit. Dokumen kita kirim ke sana melalui perwakilan FBI di Jakarta. Nanti mereka bawa ke Amerika, mereka lihat, bisa nggak yang blur itu jadi jelas," ucap Hendri, di Mapolresta Bogor, Senin (4/3/2019).

Dirinya menambahkan, butuh waktu sekitar satu bulan bagi FBI untuk dapat mendalami hasil rekaman tersebut. Jika sudah, sambungnya, FBI akan segera mengembalikannya kepada pihak kepolisian.

"Kemarin janji sama saya satu bulan," kata Hendri.

Andi Arief Ditangkap: Beredar Foto-foto Diduga Terkait Penangkapan dan Barang Bukti

Sejauh ini, kata dia, polisi sudah memeriksa lebih dari 30 orang saksi dalam kasus itu.

 Belum Ada Titik Terang Polisi juga masih kesulitan mengidentifikasi pelaku karena kualitas resolusi rekaman CCTV yang sangat buruk.

"Karena itu kita gandeng FBI, ya. Nanti di sana dicek digital forensik untuk identifikasi pelaku," tutup dia.

Halaman
12
Editor: Wito Karyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved