Andi Arief Ditangkap

Andi Arief Ditangkap Karena Narkoba, Waketum Gerindra Salahkan Jokowi

Wakil Ketua Umum (Waketum) Gerindra, Arif Poyuono, menyalahkan Presiden RI Joko Widodo alias Jokowi soal penangkapan Andi Arief terlibat narkoba.

Andi Arief Ditangkap Karena Narkoba, Waketum Gerindra Salahkan Jokowi
KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arif Poyuono di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (1/4/2016). 

Wakil Ketua Umum (Waketum) Gerindra, Arif Poyuono, menyalahkan Presiden RI Joko Widodo alias Jokowi soal penangkapan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Andi Arief yang terlibat nakorba.

Diketahui, Arif Poyuono menyalahkan Jokowi karena Andi Arief terlibat kasus narkoba dan ditangkap di sebuah kamar hotel di Kawasan Slipi, Jakarta Barat, Minggu (3/3/2019).

Waketum Gerindra menyalahkan Jokowi mengenai penangkapan Andi Arief lantaran di pemerintahan saat ini Jokowi dinilai tidak becus memberantas peredaran narkoba.

Bahkan, ia menyebut tertangkapnya Andi Arief karena terlibat narkoba disebut sebagai korban sehingga pantas dikatakan pemerintahan Jokowi saat ini gagal total.

Mahfud MD Sindir Andi Arief, Sempat Berseteru Soal Informasi Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos

Konsumsi Sabu, Andi Arief Dibekuk Bersama Artis Berinisial CJ di Hotel? Ini Tanggapan Tetangganya

Pagar Rumah Orangtua Andi Arief di Bandar Lampung Digembok

Dilansir Tribunnews Wakil Ketua Umum Gerindra Arif Poyuono angkat bicara soal kasus dugaan penyalahgunaan Narkoba Wasekjen Demokrat Andi Arief.

Ia mengatakan Andi arief merupakan korban dari kegagalan pemerintah Joko Widodo atau Jokowi dalam pemberantasan Narkoba di Indonesia.

"Andi Arief Cuma jadi Korban kegagalan Pemerintah Joko Widodo (Jokowi) dalam pemberantasan Narkoba di Indonesia," ujarnya melalui keterangan tertulis, Senin (4/3/2019).

Dari tahun ke tahun menurutnya peredaran Narkoba di Indonesia bukannya menurun malah terus meningkat.

Kondisi tersebut menurunya akan mengancam generasi Indonesia.

Arif Poyuono menambahkan Andi Arief merupakan korban dari kondisi tersebut.

Halaman
1234
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved