9 Tahun Merintis Bisnis Dekorasi Pesta, Sekejap Ludes Dilalap Api

"Saya lagi tidur-tiduran di dalam, tiba-tiba anak saya yang umur 25 tahun teriak, ada api, ada api," ujar Suradi.

 Nasib malang menimpa Suradi (47), gudang dekorasi pesta yang sudah ia rintis sejak tahun 2010 ludes dalam sekejap oleh si jago merah.

Suradi yang hanya berpakaian kaos putih polos dengan handuk di lehernya tampak pasrah melihat reruntuhan gudang dekorasi pestanya yang sudah menjadi bara di Jalan Gunung Indah II, Cirendeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Minggu (3/3/2019).

Pria anak dua itu menjelaskan bagaimana awal mula api menyambar ke toko sekaligus gudang miliknya yang banyak menyimpan dekorasi pesta seperti panggung dan tenda-tenda.

"Saya lagi tidur-tiduran di dalam, tiba-tiba anak saya yang umur 25 tahun teriak, ada api, ada api," ujar Suradi.

Ketika sadar api yang berasal dari tempat bengkel bubut di deretan tokonya itu mulai menyambar tempatnya, maka Suradi segera mencoba menyelamatkan barang berharganya.

Sandy Tumiwa Ditangkap, Belum Ajukan Diri untuk Rehabilitasi

Dua Setu di Depok Ini Bakal Dibuat Tujuan Wisata Seperti Setu Babakan

Napi Tewas Gantung Diri di Lapas Klas I Cipinang

Namun, dari seluruh gudangnya hanya dua barang berharga yang sempat diselamatkan, truk untuk operasional mengantar dekorasi dan sepeda motor.

Api terlalu cepat membesar dan menyebar, sehingga barang lainnya tidak sempat ia selamatkan. Beruntung Suradi, beserta anaknya yang berumur 25 dan 17 tahun selamat dari kobaran si jago merah.

"Yang kita sempat selamatin mobil truk, sama motor, yang lainnya ngga selamat," ucap Suradi lemas.

Kini Suradi masih gamang, selain menjadi gudang untuk menaruh peralatan dekorasi pesta, tempat itu sekaligus menjadi tempat tinggal bagi Suradi dan keluarga.

Ia menaksir kerugian akibat kebakaran siang tadi mencapai Rp 500 juta.

"Saya sehari-hari tinggal di toko itu, mungkin nanti pulang ke tempat saya di Gunung Sindur," imbuhnya.

Dari informasi yang dihimpun para saksi mata, api pertama terlihat di sebuah bengkel bubut kayu sekira pukul 12.30 WIB siang tadi.

Api dari bengkel bubut yang sedang ditinggal pemiliknya itu meludeskan toko-toko yang berada di sampingnya, yakni toko meubel kayu, toko dekorasi pesta, dan warung klontong.

Butuh waktu berjam-jam bagi petugas pemadam kebakaran untuk menjinakkan keganasan si jago merah hingga benar-benar padam.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved