Sampah TPA Menggunung Sampai 23 Meter Diakui Bikin Wali Kota Depok Kewalahan Menangani Sampah

Mohammad Idris Abdul Shomad secara terbuka mengakui, kewalahan dalam menghadapi masalah penanganan sampah.

Sampah TPA Menggunung Sampai 23 Meter Diakui Bikin Wali Kota Depok Kewalahan Menangani Sampah
Warta Kota/Gopis Simatupang
Permasalahan sampah di TPA Cipayung ini membuat Kota Depok, yang sebelumnya meraih Adipura, dikeluarkan dari nominasi penghargaan yang sama tahun 2018. 

Wali Kota Depok, Mohammad Idris Abdul Shomad secara terbuka mengakui, kewalahan dalam menghadapi masalah penanganan sampah.

Permasalahan sampah ini membuat Kota Depok, yang sebelumnya meraih Adipura, dikeluarkan dari nominasi penghargaan yang sama tahun 2018.

Idris mengungkapkan, saat ini, tumpukan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir  atau TPA Cipayung di Kecamatan Cipayung, sudah mencapai ketinggian 23 meter.

Menggunungnya sampah rumah tangga penduduk Depok sudah melampaui batas normal.

"TPA yang kita pakai ini sudah melebihi, 23 meter. Normalnya kalau 20 meter saja ini sudah harus warning," ujar Idris dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) di TPA Cipayung, Jumat (1/3/2019).

Meski demikian, Idris menjelaskan, keluarnya Kota Depok sebagai nominator peraih Adipura bukan karena penanganan sampah yang makin buruk, melainkan alasan lain.

"Kenapa kita tidak dapat Adipura kemarin, pertama karena nilai minimalnya naik, yang tadinya 73 pada 2017, naik menjadi 75 pada 2018."

"Menaikkan 0 koma itu saja sangat sulit."

"Kemarin, kita 73,6."

"Harusnya dapat."

Halaman
123
Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved