Polisi Kebut Pemberkasan Kasus Penganiayaan Pegawai KPK dengan Tersangka Sekda Papua

Hery Dosinaen sebagai tersangka pelaku penganiayaan pegawai KPK bernama Wicaksono itu.

Polisi Kebut Pemberkasan Kasus Penganiayaan Pegawai KPK dengan Tersangka Sekda Papua
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Papua TEA Hery Dosinaen memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai saksk terkait kasus dugaan pengeroyokan pegawai KPK, Senin (18/2/2019) siang sekira pukul 12.30. 

Penyidik Polda Metro Jaya kini terus melakukan proses pemberkasan atas kasus penganiayaan seorang pegawai KPK yang terjadi di Hotel Borobudur, Sabtu (3/2/2019) malam.

Tahap pemberkasan dilakukan setelah penyidik menetapkan Sekertaris Daerah (Sekda) Pemprov Papua, TEA Hery Dosinaen, sebagai tersangka pelaku penganiayaan pegawai KPK bernama Wicaksono itu, pada Senin (18/2/2019) lalu.

Penetapan Hery Dosinaen sebagai tersangka dilakukan saat Hery memenuhi panggilan penyidik dan sedang diperiksa sebagai saksi kasus ini di Ditreskrimum Polda Metro.

Meski ditetapkan tersangka, Polisi tidak melakukan penahanan kepada Hery Dosinaen.

Argo Yuwono
Argo Yuwono (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Alasannya, Hery Dosinaen dianggap kooperatif serta terkait statusnya sebagai pejabat publik di Papua membuat Hery mesti menyelesaikan tugasnya di Pemprov Papua.

"Kami sudah memeriksa sejumlah saksi yang dibutuhkan. Sehingga kini semuanya dalam proses pemberkasan dan akan segera diselesaikan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, Jumat (1/3/2019).

Sehingga kata dia diharapkan dalam satu atau dua pekan ini berkas sudah rampung dan dapat dilimpahkan ke kejaksaan untuk diteliti, apakah sudah lengkap atau belum.

Dalam pemberkasan kata Argo Hery dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.

Meskipun dalam pelaporan biro hukum KPK dan korban ke Polda Metro Jaya sebelumnya, pelapor melaporkan dugaan tindak pidana sesuai Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan serta Pasal 211 KUHP dan Pasal 212 KUHP tentang melawan dan menghalangi tugas aparatur negara.

"Jadi, sementara ini tidak ada tersangka lain. Untuk tersangka Sekda Papua kita kenakan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan" kata Argo.

Reaksi Fahri Hamzah pada Islamophobia Selain Kafir Sebagian Pihak Alergi pada kata Halal dan Syariah

Tokoh Agama Bangga Disebut Kafir, Reaksi Ustadz Abdul Somad dan Ustadz Adi Hidayat Soal Kafir

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved