Pilpres 2019

Prabowo: Ternyata Politik Lebih Sulit Daripada Perang

CALON presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menilai politikus yang ada di Indonesia sangat buruk.

Prabowo: Ternyata Politik Lebih Sulit Daripada Perang
Warta Kota/Nur Ichsan
Ribuan Relawan Roemah Djoeang mengikuti kegiatan jalan sehat yang dihadiri sejumlah tokoh seperti Prabowo Subianto, Anies Baswedan, Fadli Zon, Titiek Soeharto, di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Sabtu (2/2/2019). Peserta gerak jalan sehat lalu bergerak ke kawasan Lapangan Banteng. 

CALON presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menilai politikus yang ada di Indonesia sangat buruk.

Prabowo Subianto juga menyebut politik di Indonesia sangat sulit dan penuh kebohongan.

Hal itu ia katakan saat meminta maaf kepada mantan Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo, dalam acara Prabowo Menyapa di Grand Pacific Hall, Sleman, DIY, Rabu (27/2/2019).

Prabowo Minta Maaf dan Mengaku Malu Pernah Tolak Dukung Seniornya yang Tak Punya Uang di Pilkada

Permohonan maaf itu disampaikan Prabowo Subianto di sela pidato kebangsaannya di acara tersebut.

Bibit Waluyo saat ini menjadi salah satu relawan yang mendukung penuh Prabowo Subianto maju dalam pilpres, sekaligus menjadi Ketua Panitia Acara Prabowo Menyapa yang dilaksanakan di Sleman.

Bibit Waluyo juga menjadi relawan yang menggerakkan purnawirawan TNI Polri di Jateng-DIY untuk mendukung Prabowo Subianto.

Mahfud MD Bilang Pemerintah Bisa Diperkarakan Jika Menolak Berikan Data Lahan Berstatus HGU

"Saya di hadapan khalayak ramai saat ini, mau minta maaf sama Pak Bibit Waluyo yang saat itu Pak Bibit mau maju lagi jadi Gubernur Jawa Tengah," kata Prabowo Subianto di hadapan ribuan simpatisan.

Prabowo Subianto menjelaskan, saat itu Bibit Waluyo bakal maju lagi dalam pencalonan Gubernur lewat Partai Gerindra, namun ditolak.

Prabowo Subianto mengaku bersalah karena menolak Bibit Waluyo kembali maju lewat partainya.

Maruf Amin Mengaku Dapat Julukan Kiai Jarum Super Setelah Jadi Cawapres Jokowi

Prabowo Subianto beralasan, waktu itu dirinya tengah belajar politik, dan belum mengerti teknik politik yang harus ia gunakan.

Halaman
123
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved