Pembenahan Transportasi di Kepulauan Seribu Dinilai Tidak Boleh Dilakukan secara Parsial

Ada banyak aspek yang perlu dipikirkan mulai dari infrastruktur pendukung, penanganan masalah sampah, air bersih.

Pembenahan Transportasi di Kepulauan Seribu Dinilai Tidak Boleh Dilakukan secara Parsial
WARTA KOTA/JUNIANTO HAMONANGAN
Ilustrasi. Kapal Dishub DKI Jakarta yang melayani rute Kepulauan Seribu. 

Rencana pengoperasian KMP Trans 1000 Jakarta mendapat apresiasi dari Pemprov DKI Jakarta.

Hanya saja, pembenahan transportasi di Kepulauan Seribu harus dilakukan secara simultan atau menyeluruh.

Asisten Deputi Bidang Transportasi Pemprov DKI Jakarta, Sunardi Sinaga mengatakan, pembenahan transportasi perairan di Kepulauan Seribu tidak bisa dilakukan secara parsial atau setengah-setengah.

“Nah ini menjadi tugas kita juga, kaitan kepada Trans 1000 jangan hanya berpikir parsial, jangan hanya memikirkan transportasi perairan. Itu yang harus dipikirkan,” kata Sunardi, Kamis (28/2).

Menurut Sunardi, ada banyak aspek yang perlu dipikirkan mulai dari infrastruktur pendukung, penanganan masalah sampah, air bersih, hingga pengembangan pariwisata menjadi beberapa faktor yang tidak boleh terlupakan.

“Kemudian untuk infrastruktur lain kita harapkan juga ada pembenahan di dermaga. Kita harapkan juga ada namanya kapal penghubung yang ukurannya kecil supaya untuk koneksikan antar pulau,” katanya.

Bahkan dinas-dinas terkait seperti Dinas Perhubungan dan Dinas Bina Marga hingga PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) juga harus dilibatkan untuk mengantisipasi ketika terjadi lonjakan penumpang.

“Kalau nanti pariwisata Kepulauan Seribu demand sudah tinggi, bersrti terjadi kebangkitan lalu lintas, harus dipikirkan transportasinya. Nah kita minta juga Transjakarta berpikir trayeknya seperti menuju dermaga,” ucapnya.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved