Informasi Hoaks yang Disebar 3 Emak-emak di Karawang Dinilai Tidak Masuk Akal

Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah, Azyumadi Azra sebut informasi hoaks yang disebar 3 emak-emak di Karawang merupakan informasi yang tak masuk akal

Informasi Hoaks yang Disebar 3 Emak-emak di Karawang Dinilai Tidak Masuk Akal
istimewa
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah, Azyumadi Azra. (Kompas Tv Live) 

Tiga atau 3 emak-amak di Karawang, Jawa Barat, ditangkap polisi karena menyebarkan hoax atau kampanye hitam terhadap Calon Presiden atau Capres 01 Joko Widodo alias Jokowi.

Ketiga emak-emak yang ditangkap di Karawang, Jawa Barat tersebut berinisial ES (49), IP (45), dan CW (44).

Mengenai kasus 3 emak-emak yang menyebarkan hoaks tersebut ditanggapi Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah, Azyumadi Azra saat hadir Kompas Tv Live, Kamis (28/2/2019), sore.

Dikatakan Azyumadi, informasi hoaks yang disebarkan 3 emak-emak di Karawang tersebut merupakan informasi yang tidak masuk di akal.

Simak Syarat dan Tahapan Pendaftaran UTBK Hingga Peraturan Baru SBMPTN 2019

Simak Panduan Pendaftaran UTBK SBMPTN 2019, Jadwal Lengkap Ujian, Jenis Tes, Hingga Kelompok Ujian

Ibu dari Salah Satu Tersangka Emak-emak Karawang Hina Jokowi Minta Anaknya Dibebaskan, Ini Alasannya

Unbelieveble, tanggapan Azyumadi Azra yang seakan-akan dirinya sangat tidak percaya jika 3 emak-emak yang di Karawang nekat menyebarkan informasi hoaks yang tidak masuk di akal

"Unbelieveble itu pertama apa yang disebarkan (3 emak-emak Karawang) itu memang tidak masuk akal," terang Azyumadi di Kompas Tv Live.

"Tidak masuk akal karena masa sih melarang adzan di dalam masyarakat yang mayoritas penduduknya muslim 268 juta orang gitu kan 88 persen itu adalah muslim. apakah mungkin (Azan itu dilarang)?" lanjutnya.

Menurut Azyumadi, melihat kasus 3 emak-emak di Karawang menyebarkan informasi hoaks antara lain larangan azan dan akan ramai perkawinan sesama jenis jika Jokowi terpilih, sudah saatnya masyarakat untuk bisa dibina.

Tak hanya dibina, masyarakat juga harus diberikan pemahaman dan pengertuan mengenai informasu yang tidak masuk di akal.

"Karena dari itu lah masyarakat kita itu memang harus diberikan pemahaman, pengertian tentang hal-hal yang sebetulnya tidak masuk akal untuk tidak mempercayai (Informasi hoaks)," jelas Azyumadi.

Halaman
1234
Penulis: Panji Baskhara
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved