Soal Pengembalian Lahan HGU Prabowo, Humphrey Bela Prabowo, Tantang Jokowi Keluarkan Perangkat Hukum

Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muktamar Jakarta Humphrey Djemat mengatakan, Prabowo Subianto selalu konsisten dalam sikap

Soal Pengembalian Lahan HGU Prabowo, Humphrey Bela Prabowo, Tantang Jokowi Keluarkan Perangkat Hukum
istimewa
Humphrey Djemat 

KETUA Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muktamar Jakarta Humphrey Djemat mengatakan, Prabowo Subianto selalu konsisten dalam sikap dan tindakannya.

Termasuk dengan ucapan Prabowo Subianto yang bersedia mengembalikan lahan yang ia kelola apabila negara membutuhkan.

“Persetujuan Prabowo Subianto untuk pengembalian lahan HGU-nya dengan syarat Presiden Jokowi membuat perangkat hukumnya sudah sangat tepat, dan seharusnya memang begitu aturan mainnya yang benar,” kata Humphrey Djemat di Jakarta, Selasa (26/2).

“Sekarang Prabowo yang berinisiatif, silakan ambil lahan HGU-nya karena pada hakekatnya HGU itu milik negara dan bisa setiap saat diminta kembali. Namun, tentu tidak bisa seenaknya diambil begitu saja karena ini negara hukum,” imbuh Humphrey.

Menurutnya, Presiden Jokowi harus membuat perangkat hukum yang jelas.

Perangkat hukum tersebut berlaku secara umum dan tidak bersifat diskriminatif, serta bertujuan jelas untuk apa lahan-lahan tersebut diambil negara yang tentunya bagi kepentingan masyarakat banyak dan bersifat sosial sehingga membawa kemakmuran bersama.

“Ingat, kita ini bukan negara komunis yang bisa seenaknya mengambil sesuatu hak kalau negara tersebut menghendakinya dengan alasan apapun. Hak individual di negara kita secara hukum tetap dihormati walaupun kepentingan masyarakat banyak juga diperhatikan,” kata Humphrey.

Humphrey menyatakan tidak yakin Jokowi mampu dan berani melakukan apa yang dipersyaratkan Prabowo Subianto terkait pengembalian lahan HGU dengan membuat aturan yang jelas.

Karena orang-orang dekat di sekeliling Jokowi yang membantunya selama ini juga memiliki lahan-lahan HGU dan sejenisnya yang jauh lebih besar dari Prabowo.

“Jangankan membuat perangkat hukumnya dalam mengambil lahan-lahan tersebut, mengumumkan nama-nama orang di Republik ini yang punya lahan seperti Prabowo saja, Jokowi tidak bisa, sebagaimana dia lakukan terhadap Prabowo,” kata Humphrey.

Padahal, kata Humphrey, mudah bagi Jokowi mengetahui siapa-saja saja pemilik lahan-lahan besar di negara kita ini.

“Pertanyaanya, mengapa Jokowi tidak bisa, tidak mampu dan tidak berani melakukan itu semua? Hanya Jokowi sendiri yang bisa menjawabnya,” katanya.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved