Sejumlah PPSU dan Warga Mengais Sisa Kebakaran di Taman Sari

Puluhan PPSU diterjunkan untuk membantu warga membersihkan puing-puing sisa kembakaran kemarin, satu per satu material-material kayu yang terbakar

Sejumlah PPSU dan Warga Mengais Sisa Kebakaran di Taman Sari
Warta Kota/Joko Supriyanto
Sejumlah PPSU dan warga mengais sisa kebakaran di Tamansari, Rabu (27/2). 

TAMANSARI, WARTA KOTA -- Pasca kebakaran yang terjadi di Jalan Ketapang Utara I Dalam RT 12/6, Taman Sari, Jakarta Barat, Selasa (26/2) kemarin, kini warga yang dibantu oleh petugas PPSU Kelurahan Krukut mengais sisa puing kebakaran.

Puluhan PPSU diterjunkan untuk membantu warga membersihkan puing-puing sisa kembakaran kemarin, satu per satu material-material kayu yang terbakar di angkut ke truk Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Barat.

Lurah Krukut, Agus Setiawan mengatakan jika pihaknya mengerahkan sebanyak 80 PPSU untuk membantu warga melakukan pembersihan sisa puing kebakaran.

"Hari ini kita kerahkan kurang lebih 80 petugas untuk membantu warga, kemungkinan hari ini tidak selesai, tapi besok kita lanjutkan dengan kerja bakti masal dengan melibatkan warga dan tiga pilar, untuk bersama-sama membantu warga," kata Agus, Rabu (27/2/2019).

Meski begitu hingga saat ini pihaknya masih melakukan pendataan terkait kebutuhan kebutuhan warga yang terdampak kebakaran kemarin, sehingga kebutuhan dapat segera tersalurkan.

"Kita juga sudah melakukan pendataan warga yang terdampak sehingga nanti dapat kita sesuaikan kebutuhan yang diperlukan dari dampak kebakaran ini," ujarnya.

Sejumlah PPSU dan warga mengais sisa kebakaran di Tamansari, Rabu (27/2).
Sejumlah PPSU dan warga mengais sisa kebakaran di Tamansari, Rabu (27/2). (Warta Kota/Joko Supriyanto)

Salah satu warga Yasti (35) mengatakan sejak kebakaran yang terjadi kemarin, mulai pagi ini mencari sisa sisa barang berharga yang dapat diselamatkan, meskipun, rumah miliknya hangus dan hanya meninggalkan puing-puing sisa kebakaran.

"Yang penting di bersihkan dulu, kalo dapat bantuan buat bangun lagi, biar bisa cepet dibangun," kata Yasti.

Meski kini dirinya menempati tenda pengungsian sementara, ia berharap ada bantuan untuk segera kembali mendirikan rumahnya yang hangus terbakar, meskipun bantuan berupa makan dan selimut telah tercukupi di tenda pengungsian warga.

"Kalo bantuan udah banyak, malah kalo perlu bantuan buat bangun rumah," cetusnya.

Selain itu Anton (40) mengatakan sejumlah bantuan dirasa sudah cukup bagi para pengungsi, hanya saja ia masih binggung bagaimana mendirikan rumahnya kembali.

Untuk itu Anton berharap ada bantuan agar rumahnya kembali berdiri.

"Ya kalo pengen mah, ada bantuan buat bangun lagi mas, kalo bantuan pakaian, makanan, baju sekolah semuanya udah ada sejak kemarin, ya paling itu aja, bantuan buat bangun rumah lagi yang belum ada," ujar Anton. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved