Depok Incar PAD dari Pajak Kendaraan di Atas Rp 400 Miliar

Pradi berharap munculnya inovasi teknologi pembayaran PKB dapat meningkatkan nilai kontribusi para wajib pajak secara signifikan.

Depok Incar PAD dari Pajak Kendaraan di Atas Rp 400 Miliar
inilahdepok.com
Gedung Samsat Depok 

DEPOK, WARTA KOTA -- Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna menyambut baik program Samsat J bret.

Program ini memudahkan warga Jawa Barat, khususnya Depok, dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Bila sebelumnya bayar PKB harus ke kantor Samsat, kini hal itu cukup dilakukan di minimarket atau via situs online seperti Bukalapak dan Tokopedia.

Pradi mengungkapkan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Depok dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) saat ini mencapai Rp 400 miliar.

Dengan hadirnya Samsat J'bret, dia berharap penerimaan pajak PKB bisa bertambah.

"(Kontribusi PKB) 30 persen. Tapi tadi nilainya Rp 400 miliar lebih ya. Tapi tadi saya berkelakar, (dengan hadirnya Samsat J'bret) ya syukur-syukur sih bisa lebih dari 50 persen," ujar Pradi dalam peluncuran program Samsat J'bret di kantor Samsat Depok, Sukmajaya, Rabu (27/2/2019).

Pradi berharap munculnya inovasi teknologi pembayaran PKB dapat meningkatkan nilai kontribusi para wajib pajak secara signifikan.

Apalagi mayoritas pemilik kendaraan adalah karyawan yang notabene sulit meluangkan waktu setiap saat ke kantor Samsat.

"Pastinya seperti itu, karena kan memang banyak yang bekerja. Kalau Sabtu-Minggu (mau ke Samsat), sudah berkeluarga. Sementara pelayanan kan terbatas Sabtu-Minggu, biasanya hanya sampai jam 11, jam 12," kata Pradi.

"Tapi dengan adanya aplikasi ini (pembayaran PKB) kan bisa dilakukan dimana saja. Cukup dengan hanya memegang handphone, atau mungkin dengan gerai yang terdekat ini bisa dilakukan. Sehingga sangat hemat waktu," bilangnya.

Halaman
12
Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved