Anies Ganti Ribuan Pejabatnya, PDI P Pertanyakan Dasarnya

"Saya juga enggak tahu pertimbangannya apa, kok bisa sekaligus ribuan gini secara massal," ungkap Gembong.

Anies Ganti Ribuan Pejabatnya, PDI P Pertanyakan Dasarnya
Warta Kota
Ketua Fraksi PDIP Gembong Warsono. 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah melakukan rotasi pada 1.125 pejabat di lingungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Menanggapi hal ini, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengaku heran adanya rotasi besar-besaran seperti ini.

Ia mengatakan rotasi dan mutasi jabatan yang dilakukan secara massal dan jumlahnya mencapai ribuan orang baru terjadi dimasa pemerintahan Anies.

Pasalnya Kepala Daerah yang pernah menjabat sebelumnya tidak pernah melakukan perombakan sebanyak ini.

"Biasanya rotasi enggak sekaligus begini. Moso pelantikan sampe ribuan. Baru kali ini nih, biasanya sih bertahap," ujar Gembong saat dihubungi, Selasa (26/2/2019).

Ia mempertanyakan apa yang menjadi pertimbangan Anies sehingga bisa mengutak-atik jabatan ribuan orang.

"Saya juga enggak tahu pertimbangannya apa, kok bisa sekaligus ribuan gini secara massal," ungkap Gembong.

Selain itu, ia khawatir perombakan ini bisa berdampak pada kinerja para pegawai yang bersangkutan saat mulai beradaptasi dengan lingkungan barunya.

Oleh karena itu Gembong berharap perombakan jajaran Satuan Kerja Prangkat Daerah (SKPD) ini dilakukan dengan memertimbangkan jabatan pegawai sebelumnya.

Menurutnya pegawai yang terkena rotasi harus ditempatkan pada pos - pos yang mirip dengan bidang mereka sebelumnya sehingga tak butuh waktu lama untuk beradaptasi.

"Tergantung. Kalau mereka rotasi dalam pos yang mirip saya pikir enggak perlu adaptasi misal ketika rotasi dari kelompok Camat lurah, kalau dikasih jabatan mirip saya kira nggak (masalah) tapi kalau Camat diambil dari dokter saya pikir kan perlu adaptasi. Kalau camat diambil dari lurah, kalau gitu enggak perlu adaptasi karena kerjannya sudah relatif santai," kata Gembong.

Sementara Anies menganggap rotasi dan mutasi adalah hal wajar dalam suatu instansi. Selain penyegaran dilingkungan kerja, orang yang bersangkutan juga bisa mendapat pengalaman baru. (M16)

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved