VIDEO: Komplotan Bandit Ini Gasak 440 Kilogram Baju Merk Asics yang Mau Diekspor Ke Korea Selatan

"Usai membuka bungkusan dan mengambil beberapa bagian, mereka menutup kembali kardusnya seperti tidak dibuka.

Komplotan bandit gasak ratusan kilogram garmen milik PT. Daedong yang akan diberangkatkan ke Korea Selatan melalui Bandara Soekarno-Hatta. Kejadian yang terjadi pada 26 September 2018 itu dilakukan oleh komplotan garong yang melakukan kegiatan pidana tersebut secara terstruktur di Jalan Raya Cilebut Tugu Wates, Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor, Jawa Barat.

Diketahui, komplotan bandit tersebut beranggotakan lima orang yang S, YS, AF, AS, dan W yang dicokok Polresta Bandara Soekarno-Hatta secara bergantian.

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Victor Togi Tambunan mengatakan, kelima pelaku tersebut menggasak 440 kilogram garmen merk Asics milik PT. Daedong. Kelimanya pun melancarkan aksinya saat proses pengangkutan garmen dari Bogor, Jawa Barat menuju Bandara Soekarno-Hatta.

"Para tersangka secara bersamaan melakukan pencurian garmen milik PT. Daedong seberat 440 kilogram atau sebanyak 993 potong garmen yang akan dikirim ke Korea melalui Bandara Soekarno-Hatta," ungkap Victor di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (22/2/2019).

Victor menjelaskan awal kejadian terjadi saat PT. Daedong mencari ekspedisi lokal untuk mengantarkan barang mereka ke Korea Selatan.

Setelah pencarian, akhirnya S mengambil kesepakatan sebagai sopir ekspedisi PT. Trans Utama Indokarya yang akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Tersangka S pun membawa kendaraan ekspedisi dengan membawa garmen merk ASICS sebanyak 197 koli atau sebanyak 3.897 potong yang direncanakan akan terbang menggunakan maskapai Garuda Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta.

"Awalnya pelaku AF menerima order dan meminta AS untuk menyediakan kendaraan truk Fuso. Kemudian tersangka S menjadi sopir truk dan mengangkut total 2,2 ton garmen di Ciawi," terang Victor.

Ditengah perjalanan, S bersama YS membelokkan kendaraan mereka ke arah Jalan Raya Cilebut, Bogor untuk bertemu dengan AS untuk menggasak garmen yang diangkut.

Menurut Victor, dari pengakuan tersangka, ribuan barang yang sudah dibungkus rapih tersebut dibuka menggunakan sebilah pisau.

Halaman
12
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved