43 Wanita Terciduk dari Panti Pijat dan Apartemen

Puluhan wanita di Kota Depok terkena razia pekat di apartemen dan tempat hiburan malam.

43 Wanita Terciduk dari Panti Pijat dan Apartemen
Istimewa
Satpol PP Kota Depok menjaring 43 wanita dari sejumlah tempat hiburan di Kota Depok, Sabtu (23/2/2019) dini hari. Puluhan perempuan itu diciduk aparat karena dicurigai merupakan penjaja seks komersial atau PSK yang menawarkan jasa secara terselubung. 

Puluhan wanita di Kota Depok terkena razia pekat di apartemen dan tempat hiburan malam.

WARTA KOTA, DEPOK--- Satpol PP Kota Depok menjaring 43 wanita dari sejumlah tempat hiburan di Kota Depok, Sabtu (23/2/2019) dini hari.

Puluhan perempuan diciduk aparat karena dicurigai merupakan penjaja seks komersial atau PSK yang menawarkan jasa secara terselubung.

Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratna Nurdianny, mengatakan, ke-43 perempuan itu dijaring dari sejumlah panti pijat dan apartemen.

Mereka terpaksa digiring ke kantor Satpol PP karena diduga hendak menjajakan seks kepada para pria hidung belang.

Simpang Susun Tol Balaraja Timur Ditargetkan Selesai Tahun Ini

Saat dijaring, banyak dari mereka tak memiliki kartu identitas atau pengenal.

"Ada 43 org yang ditertibkan, terindikasi pelanggaran Perda Nomor 16 tahun 2012 tentang Pembinaan dan Pengawasan Ketertiban Umum, khususnya larangan berbuat asusila," kata Lienda, Minggu (24/2/2019).

Lienda menerangkan, razia bernama Operasi Penyakit Masyarakat atau Pekat itu tidak dilakukan Satpol PP.

Razia itu melibatkan aparat terkait seperti kepolisian, TNI, Denpom, Garnisun, BNN Kota Depok, Dinas Kesehatan, dan Dinas Sosial.

Selain memberikan pembinaan dan teguran, puluhan perempuan itu juga menjalani tes kesehatan untuk memastikan mereka terbebas dari penyakit HIV/AIDS.

Kebakaran Kapal Nelayan Bisa Dicegah, Penjelasan Pemilik Kapal soal Susah Dapat Izin

Halaman
12
Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved