Pemilu 2019

Benarkah Ahok Turunkan Elektabilitas PDIP? Ini Penjelasan Pengamat

Karyono menilai asumsi sebagian pihak yang menghubungkan menurunnya elektabilitas PDIP karena masuknya Ahok di partai itu, terlalu terburu-buru.

Benarkah Ahok Turunkan Elektabilitas PDIP? Ini Penjelasan Pengamat
Tim BTP
BTP, Jum'at (8/2/2019) menyambangi Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali 

DIREKTUR Eksekutif IPI Karyono Wibowo mencermati menurunnya elektabilitas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), karena bergabungnya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, dari sisi lembaga survei.

Ia menilai ada kejanggalan, di mana dua buah lembaga survei, yakni LSI Denny JA dan Indikator, memiliki hasil berbeda meski metodologinya sama, selisih sampelnya sama atau tak jauh beda, margin errornya sama atau tak jauh beda, dan waktu pelaksanaan survei juga hampir bersamaan.

Keduanya diketahui sama-sama melakukan survei di Bulan Desember 2018. LSI Denny JA menggunakan sampel 1.200 responden, sedangkan Indikator menggunakan sampel 1.220, hanya selisih 20 responden. Margin error LSI Denny JA 2,8 persen, margin error Indikator 2,9 persen, berarti selisih margin errornya hanya 0,1 persen. Metodologinya pun menggunakan multistage random sampling.

Perjuangan Atta Halilintar Tembus 11 Juta Subscriber, 120 Ribu Pengikutnya Pernah Raib dalam Sehari

Tetapi elektabilitas PDIP di dua lembaga survei selisihnya cukup mencolok, meskipun elektabilitas PDIP sama sama di atas. Elektabilitas PDIP di survei Denny JA 27, 7 persen, sementara di survei Indikator 21,6 persen; ada selisih relatif tajam, yakni 6,1 persen.

Oleh karena itu, Karyono menilai asumsi sebagian pihak yang menghubungkan menurunnya elektabilitas PDIP karena masuknya Ahok di partai itu, terlalu terburu-buru.

"Saya pribadi tidak berani terlalu cepat mengambil kesimpulan bahwa menurunnya elektabilitas PDIP disebabkan oleh masuknya Ahok di partai tersebut," ujar Karyono, dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/2/2019).

DPRD Tak Suka Cara Wali Kota Cilegon Mau Minta Bantuan Pemerintah Pusat tapi Jelekkan Kota Bekasi

LSI Denny JA mencatat elektabilitas PDIP menurun dari Desember 2018 sebesar 27,7 persen menjadi 23,7 persen pada Januari 2019.

Menurutnya, membuat kesimpulan menurunnya elektabilitas PDIP karena Ahok, terlalu berspekulasi jika hanya dengan melihat satu data survei. Apalagi, survei LSI Denny JA, kata dia, dilakukan sebelum Ahok resmi mengumumkan masuk PDIP.

Ahok resmi mengumumkan masuk partai tersebut pada 8 Februari, sedangkan LSI melakukan survei pada tanggal 18-25 Januari 2019.

DPRD Minta Wali Kota Cilegon Minta Maaf karena Sindir Bekasi Macet, Rahmat Effendi Tak Tersinggung

Karyono pun menilai untuk mengetahui pengaruh masuknya mantan Gubernur DKI Jakarta itu terhadap elektabilitas PDIP, diperlukan survei dari beberapa lembaga, terutama dilakukan pasca bergabungnya Ahok.

Halaman
12
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved