Ini Penyebab Anak Sekolah Kerap Terjaring Razia Satpol PP di Depok

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok tak jarang merazia anak berseragam sekolah yang kedapatan di luar sekolah pada jam belajar.

Ini Penyebab Anak Sekolah Kerap Terjaring Razia Satpol PP di Depok
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Razia pelajar bolos sekolah oleh Satpol PP Depok di sejumlah warnet dan tempat rental playstation di Depok, Kamis (26/7/2018). 

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok tak jarang merazia anak berseragam sekolah yang kedapatan di luar sekolah pada jam belajar.

Satpol PP, selain kerap menjaring Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mangkir dari tugas, lebih sering menemukan anak berseragam sekolah di luar sekolah pada jam pelajaran.

Hal itu tak menampik Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Mohamad Thamrin.

Menurutnya, ada salah satu penyebab maraknya anak berseragam sekolah terjaring razia Satpol PP.

Tiga Remaja di Bekasi Luka Parah Diserang Kelompok Lain, Diduga Motif Cemburu

Catatan Bursa Asia Akhir Pekan, Pembicaraan Dagang China-Amerika Jadi Perhatian

Pemprov DKI Rencana Tata Kawasan Kemang, Namun Kenyamanan Bagi Pejalan Kaki Masih Minim

Yakni karena banyak sekolah di Depok selama ini tidak memperbolehkan siswanya yang terlambat datang untuk masuk ke dalam sekolah.

Karena tak diperkenankan masuk, akibatnya anak-anak yang telat berkeliaran di jalan-jalan.

Sementara bila pulang ke rumah masing-masing, mereka enggan karena akan kena marah orangtua.

"Saya menghimbau sekolah-sekolah, anak-anak yang terlambat tidak boleh disuruh pulang. Karena meski disuruh pulang, mereka enggak akan pulang ke rumahnya, tapi ke warnet, warkop, dan sebagainya. Akhirnya banyak yang terjaring (razia Satpol PP)," ujar Thamrin kepada wartawan di Balaikota Depok, Jumat (22/2/2019).

Thamrin menuturkan, setiap hukuman yang akan diberikan kepada siswa haruslah mendidik.

Sementara, hukuman dalam bentuk memerintahkan pulang tidaklah mendidik.

Halaman
12
Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved