Cegah Kembali ke Jalan, Anak Bermasalah Didorong Ikut Pelatihan

Upaya menekan angka kekerasan pada remaja sekaligus mengurangi pengangguran, Dinas Sosial DKI Jakarta menggelar pelatihan bagi anak bermasalah.

Cegah Kembali ke Jalan, Anak Bermasalah Didorong Ikut Pelatihan
Warta Kota/Dwi Rizki
Kasudin Sosial Jakarta Timur, Benny Martha menyerahkan satu set peralatan bengkel kepada para peserta pelatihan otomotif di Sasana Krida Karang Taruna (SKKT) Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur pada Jumat (22/2/2019). 

Cegah Kembali ke Jalan, Anak Bermasalah Didorong Ikut Pelatihan. Dinas Sosial DKI Jakarta menggelar pelatihan bagi anak bermasalah. Pelatihan diadakan di di SKKT Pinangranti.

UPAYA menekan angka kekerasan pada remaja sekaligus mengurangi pengangguran, Dinas Sosial DKI Jakarta menggelar pelatihan bagi anak bermasalah.

Anak-anak yang masuk kategori rawan konflik didorong untuk mengikuti pelatihan kemandiriaan.

Pelatihan tersebut seperti yang digelar Suku Dinas (Sudin) Sosial Jakarta Timur terhadap puluhan remaja bermasalah di seluruh wilayah Jakarta Timur.

Tujuannya diungkapkan Kasudin Sosial Jakarta Timur, Benny Martha senyatanya untuk memberikan masa depan kepada remaja.

Sebab, lewat pelatihan yang digelar bersama Sasana Krida Karang Taruna (SKKT) selama dua pekan, secara langsung membuka peluang kerja san kemandiriaan kepada para remaja.

Viral, Pilot Citilink Memberikan Pengumuman dengan Cara Unik Bikin Penumpangnya Tertawa

LIVE STREAMING: Persib Bandung VS Arema FC Senin 18 Februari Pukul 15.00

"Lewat pelatihan ini misalnya, anak-anak dikasih pelatihan service sepeda motor, mereka diberikan dasar-dasar yang dibutuhkan apabila menemui masalah dan bagaimana cara untuk memperbaikinya," ungkap Benny Martha ditemui di SKKT Pinangranti, Makasar, Jakarta Timur pada Jumat (22/2/2019).

"Lewat keterampilan ini diharapkan kehidupan mereka lebih baik lagi, tidak lagi nongkrong tidak jelas atau malah jadi pengamen atau tukang parkir," tambah Benny Martha.

Lewat pekerjaan yang layak serta penghasilan yang cukup, menurutnya dapat mengubah pola pikir para remaja untuk tidak kembali berkeliaran di jalan.

Mereka katanya akan menjadi sosok produktif dan kembali bermasyarakat.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved