53 Lurah di Depok Terancam Diganti Gara-Gara Duit Rp 2,75 Milliar

53 Lurah di Depok Terancam Diganti Gara-Gara Duit Rp 2,75 Milliar. Simak yuk penyebabnya.

53 Lurah di Depok Terancam Diganti Gara-Gara Duit Rp 2,75 Milliar
Warta Kota/Gopis Simatupang
Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Supian Suri. 

SEBANYAK 53 Lurah di Kota Depok terancam diganti akibat uang sebesar Rp 2,75 milliar.

BERDASARKAN Permendagri Nomor 130 Tahun 2018 tentang Program Pembangunan Prasarana dan Sarana di Kelurahan, mulai tahun 2019 ini seluruh kelurahan se-Kota Depok bakal mendapat dana kelurahan masing-masing sebesar Rp 2,75 miliar.

Dana ini berasal dari anggaran Dinas PUPR Kota Depok sebesar Rp 189 miliar.

Angka itu adalah 54 persen dari total anggaran pengadaan Dinas PUPR Depok tahun 2019 yaitu Rp 350 miliar.

Meski demikian, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR, Supian Suri, mayoritas lurah di Kota Depok belum lulus sertifikasi pengadaan barang dan jasa.

Sertifikasi pengadaan barang dan jasa adalah persyaratan kompetensi untuk mengelola dana kelurahan.

"Lurah selaku kuasa pengguna anggaran sudah harus lulus pengadaan barang dan jasa. (Tapi) dari 63 kelurahan, cuma kurang lebih 10 lurah yang sudah lulus," ujar Supian yang juga Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kamis (21/2/2019).

Sekda Papua Tersangka Kasus Peganiayaan Pegawai KPK, Tapi Tak Ditahan dan Tak Dicekal

Diklaim Jokowi Saat Debat, Fahri Hamzah Jelaskan Peran Prabowo, Gerindra, dan SBY Terkait Dana Desa

Begini Nasib Lahan HGU Prabowo Usai Dibeberkan Jokowi Saat Debat Capres Kedua Pilpres 2019

"Artinya masih 53 lagi yang belum lulus pengadaan barang dan jasa," ujar Supian

"Ini akan jadi pertaruhan. Kita tidak berikan, sudah ada PP yang mendorong seperti itu," tambah Supian.

"Sementara, teman-teman di kelurahan itu mulai dari kapasitasnya secara teknis juga memang belum siap," lanjut Supian.

Halaman
12
Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved