VIDEO: Pembantu Rumah Tangga di Pondok Aren Bunuh Bayinya di Rumah Majikan

Seorang asisten rumah tangga mencium bau tidak sedap dari gudang rumah tempat yang bersangkutan bekerja,

Seorang asisten rumah tangga (ART) ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Tangerang Selatan lantaran membunuh anaknya yang baru saja lahir.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Ferdy Irawan menerangkan, perbuatan sadis tersangka bernama Lilis Siti Saadah (20) terbongkar ketika ART lainnya mencium bau tidak sedap dari arah gudang di Kompleks Arinda Permai I G-18 RT 04/04, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

"Kronologis perkara ini bermula pada 18 Februari, salah seorang asisten rumah tangga mencium bau tidak sedap dari gudang rumah tempat yang bersangkutan bekerja," terang Ferdy di Mapolres Tangerang Selatan, Serpong, Rabu (20/2/2019).

Dilanjutkan Ferdy, ketika ART lainnya memeriksa gudang, ditemukan sesosok bayi laki-laki dalam keadaan meninggal dunia yang ditaruh di dalam kardus.

Selanjutnya ART itu melaporkan kepada tuan rumahnya yang kemudian dilaporkan kepada Polres Tangerang Selatan.

Setelah itu, kata Ferdy, Satreskrim Polres Tangerang Selatan melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan memeriksa sejumlah saksi.

Akhirnya, diketahui rumah itu merupakan tempat tersangka Lisa bekerja.

Tersangka sempat mengeluh sakit perut kepada tuan rumahnya dan segera dilakukan rawat inap di Rumah Sakit Umum Permata Ibu.

"Dari dasar itu dilakukan penyelidikan kepada tersangka terhadap kejadian di rumah tersebut, setelah diinterogasi janin tersebut berasal dari yang bersangkutan," jelas Ferdy.

Dari keterangan polisi, Lisa segera membunuh sang bayi setelah melahirkan dengan menyekap wajahnya dengan kain pada Jumat (15/2/2019) lalu.

"Ketika baru lahir dibekap dengan menggunakan kain sehingga meninggal dunia," imbuh Ferdy.

Dari keterangan Ferdy, tersangka melakukan tindakan keji karena kecewa dengan suaminya yang dianggap tidak bertanggung jawab.

"Adapun alasan dari tersangka karena tersangka merasa kecewa dengan yang dia sebut suaminya. Bahwa suaminya ini tidak bertanggung jawab kehamilan tersangka," ujar Ferdy.

Atas perbuatannya menghilangkan nyawa orang lain, Lisa diganjar pasal 341 KUHP dengan ancaman penjara paling lama 15 tahun.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved